Bekasi

The Green Hotel Baru Menerima Tiga Pasien OTG

BEKASI SELATAN, RADARBEKASI.ID-General Manager The Green Hotel, Asep Hermawan mengaku, pasca disetujui BNPB untuk jadi tempat isolasi mandiri bagi para pasien berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG), baru kedatangan tiga orang, sejak Selasa (6/10).

“Iya, baru masuk tiga pasien mas. Dan mereka itu baru masuk Selasa kemarin,” kata Asep saat dihubungi Radar Bekasi. Rabu (7/10).

Terkait asal-usul pasien dari pasien yang menempati kamar hotel tersebut. Asep menyatakan, pihaknya tidak mengetahui secara pasti karena hal itu bukan bagian dari kewenangannya. Menurutnya, untuk kedatangan pasien itu kewewenang dari Dinkes Kota Bekasi.

“Itu bukan ranah kami mas, karena yang masuk ke sini itu semua dari rujukan tim Dinkes Kota Bekasi. Jadi, datanya sama mereka,” jelasnya.

Lebih jauh, Asep menyebut, sesuai hasil kesepakatan dengan BNPB Green Hotel sudah ready terhitung mulai tanggal 1 Oktober 2020, hingga berakhir pada 31 Oktober 2020 mendatang. Sementara itu, kalaupun pasien yang masuk kesini baru kemarin, pihaknya belum pastikan apakah kesepakatan ini tetap berlaku.

“Kalau kesepakatan kita, kan itu tanggal 1 Oktober sudah ready dan berakhir 31 Oktober. Nah, kalau pun pasien masuk baru hari kemarin kita belum tahu nanti bagaimana prosedurnya apakah tetap sampai tanggal 31 juga atau gak. Kita belum sampai kesana mas,” tutupnya.

Terpisah, Kabid Pelayanan Kesehatan Dinkes Kota Bekasi, Rina Oktavia saat diwawancara wartawan membenarkan kalau saat ini The Green Hotel telah diisi tiga pasien Covid-19 dengan status Orang Tanpa Gejala (OTG).

“Iya, Green Hotel sudah ada tiga pasien dari kemarin. Mereka merupakan pasien rujukan dari Puskesmas yang diantar langsung dengan ambulance,” ujarnya.

Menurutnya, untuk penanganan pasien itu pihaknya pun kini telah menyiapkan sekitar 20 tenaga kesehatan (nakes) di lokasi untuk merawat pasien Covid-19. Adapun pasien idola mandiri di The Green Hotel ini, memiliki persyaratan sama seperti mereka yang kini dirawat di GOR Bekasi.

“20 nakes kita siapkan disana, dan untuk pasien yang dirawat disitu persyaratan sama saja, diutamakan mereka yang tak punya fasilitas isolasi yang memadai di lingkungan rumah masing-masing,” kata Rina.

“Jadi, jika sejumlah persyaratan tersebut telah dipenuhi, maka pasien langsung diantar petugas puskesmas ke hotel,” pungkasnya. (mhf)

Related Articles

Back to top button