Pendidikan

Tanam Sayuran dengan Cocopeat

Siswanto
Siswanto

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Siswa SMKN 12 Kota Bekasi, Siswanto (17), memanfaatkan waktu luang dengan menanam sayuran dengan cocopeat- media tanam yang dibuat dari sabut kelapa. Kegiatan itu tak dilakukan sendiri.

“Bersama dengan 6 sahabat saya di rumah, saya berhasil memanen beberapa macam sayuran,” ungkap Siswanto kepada Radar Bekasi.

Adapun sayuran yang ditanam antara lain, bayam, sawi, pakcoy, seledri, tomat ceri dan kangkung. Pupuk yang digunakan untuk menanam sayuran ialah kotoran sapi.

“Ketika diuji coba hampir semua jenis sayuran bisa ditanam menggunakan cocopeat ini,” tuturnya.

Menurutnya, penananaman sayuran dengan cocopeat tak bisa dilakukan sembarangan. Harus membutuhkan waktu yang tepat seperti pagi dan siang hari.

“Karena kadar suhu yang dibutuhkan oleh tanaman juga sangat berpengaruh, makanya kita memilih waktu pagi dan sore hari karena mataharinya tidak terlalu panas,” jelasnya.

Kegiatan ini sudah dilakukan oleh Siswanto bersama sahabatnya selama tiga bulan untuk mengisi waktu luang saat pandemi Covid-19. Ide ini muncul dari guru ngajinya.

“Untuk modal awalnya juga dibiayai oleh guru ngaji saya, dan yang mengelolanya adalah para murid- muridnya termasuk saya,” ucapnya.

Proses panen berlangsung setiap 1,5 bulan sekali. Hasil panen sayuran dipasarkan melalui daring maupun langsung dengan harga paket yang bervariasi mulai dari Rp5 ribu sampai dengan Rp25 ribu.

Dirinya berharap kegiatan positif serupa bisa dilakukan oleh banyak generasi muda. Selain menjadi ladang usaha, kegiatan ini juga dapat menambah pengalaman.

“Ini merupakan kegiatan yang positif, jadi gak buang-buang waktu cuma hanya mainan gadget aja di rumah,” pungkasnya.(dew)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

two × three =

Close