Metropolis

PPKM Dinilai Efektif

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Sardi Effendi menilai, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk menekan penyebaran Covid-19 efektif.

Ia melihat, adanya kasus kesembuhan yang meningkat. Serta berkurangnya pasien Covid-19 dari 76 ribu kasus, sembuh mencapai 72 ribu. Kemudian, yang meninggal datanya ada 900 an lebih.

“Ya dengan PPKM Darurat kemarin Alhamdulillah dapat menekan angka kasus Covid-19. Artinya PPKM Darurat kemarin banyak masyarakat sudah mulai tertib terhadap protokol kesehatan (Prokes) ini yang kita harus jaga supaya PPKM level 4 di Kota Bekasi ini agar cepat berubah tidak ke level 3 kalau perlu langsung ke level 1,”ujar Sardi Efendi, Selasa (27/7) saat berada di lingkungan DPRD Kota Bekasi, Jalan Chairil Anwar Kecamatan Bekasi Timur Kota Bekasi.

Jika penurunan kasus terus terjadi, diharapkannya aktivitas ekonomi, aktivitas sosial kemasyarakatan dan juga aktivitas lainnya dapat berjalan dengan baik walaupun saat ini masih dibatasi 50 persen.

Ia juga melihat tenda triase yang ada di RSUD CAM sudah mulai di bongkar dan Selasa (27/7) ini hanya tersisa dua tenda darurat.

“Ya sekarang ini terlihat keadaan RSUD CAM sudah kembali normal. Artinya pemulasaran Jenazah tidak lagi antri seperti waktu itu. Dan petugas pemakaman pun juga bisa mengatur lagi penggaliannya,” ucapnya.

Sementara, untuk anggaran penangan Covid-19 dijelaskannya sedang dibahas oleh DPRD Kota Bekasi. Sebelumnya sudah dialokasikan Rp175 miliar dan saat ini kemungkinan bertambah menjadi Rp375 miliar.

“Kita harapkan anggaran PPKM di wilayahnya ini segera direalisasikan khususnya untuk para petugas di tingkat Kelurahan dan kecamatan dan ini artinya daya dukung DPRD dan Pemerintah Daerah dapat bersinergi untuk melakukan kebijakan anggaran,” terangnya.

Saat ini diakuinya anggaran sebelumnya Rp175 miliar tersisa Rp 16 miliar dan diajukan kembali anggaran tambahan.

“Anggaran Rp175 miliar tinggal Rp16 miliar. Dan sekarang diajukan lagi Rp 375 miliar ini sedang kita bahas. Kita lakukan ini untuk belanja penanganan Covid-19 di Kota Bekasi. Ketersedian anggaran cukup baik agar Covid-19 segera tertangani dari Juli hingga akhir tahun. Rencana anggaran pun akan dilakukan secara bertahap tidak langsung digunakan. Item mana yang boleh digunakan dan mana yang belum. Bahasanya Pagu anggaran,” tutupnya. (pay)

Related Articles

Back to top button