Cikarang

50 Dosis Vaksin Booster Disuntikkan

RADARBEKASI.ID, CIKARANG PUSAT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, mulai melaksanakan vaksinasi dosis ketiga (booster) dengan sasaran Aparatur Sipil Negara (ASN), yang berada di lingkungan Pemkab Bekasi, dan masyarakat yang berprofesi sebagai Satuan tugas (Satgas) di perusahaan. Pada hari pertama, ada 120 dosis yang diterima untuk digunakan.

Wakil Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi, Masrikoh mengatakan, hari pertama, ada dua lokasi tempat vaksinasi, yakni di Gedung BPBD, komplek perkantoran Pemkab Bekasi, di Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, dan Satgas Covid-19 Kabupaten Bekasi, kawasan industri MM2100.

Wanita yang akrab disapa Ikoh ini menjelaskan, untuk vaksinasi yang berlokasi di komplek perkantoran Pemkab Bekasi, sasarannya ASN, dengan menyiapkan 70 dosis, dalam dua jenis vaksin yang berbeda, yakni merk AstraZeneca dan Pfizer. Namun yang terpakai, hanya 50 dosis.

“Vaksinasi booster hari pertama, menyasar para ASN di lingkungan Pemkab Bekasi, dari 70 dosis yang disiapkan, hanya 50 yang terpakai,” ujarnya kepada Radar Bekasi, Rabu (12/1).

Dijelaskan Ikoh, untuk vaksinasi yang dilaksanakan Satgas Covid-19 Kabupaten Bekasi, di kawasan industri MM2100, menyasar masyarakat kategori rentan atau lanjut usia (lansia), sekaligus anggota Satgas Covid-19, dengan alokasi vaksin 300 dosis.

“Selain di komplek Pemkab Bekasi, kami juga memberikan vaksinasi Covid-19 dosis ketiga, yang dipusatkan di kantor pengelola kawasan industri MM2100. Dari dua tempat itu, totalnya 120 dosis vaksinasi,” terang Ikoh.

Kata dia, awalnya kegiatan vaksinasi tahap tiga dan penguat antibodi ini, dilaksanakan di komplek Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, dengan sasaran masyarakat umum. Namun batal terlaksana, karena terkendala perencanaan yang dinilai terlalu singkat.

“Kami terkendala waktu perencanaan yang singkat. Keputusan pelaksanaan vaksinasi ini, baru ditetapkan Selasa (11/1) malam. Saat kami konfirmasi, ternyata Stadion Wibawa Mukti, sudah dipakai untuk acara yang lain, sehingga tidak bisa dilaksanakan,” beber Ikoh. (pra)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Error, no group ID set! Check your syntax!
Back to top button