Masyarakat Butuh Kedamaian, Pj Bupati Dikirimi Karangan Bunga

KARANGAN BUNGA: Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) melintasi sejumlah karangan bunga ucapan pelantikan Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan, di depan Kantor Bupati Bekasi, Desa Sukamahi, Cikarang Pusat, Senin (23/5). ARIESANT/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Sejumlah karangan bunga atas pelantikan Penjabat (Pj) Bupati Bekasi, Dani Ramdan, menghiasi perkantoran Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Bekasi dari berbagai politisi, pihak swasta dan masyarakat, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi.

Salah satu karangan bunga dari masyarakat Kabupaten Bekasi yang rindu kedamaian dan anti konflik, bertuliskan ‘Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan ayo ajak ASN Pemkab Bekasi kerja selesaikan program yang sudah direncanakan’.


Aktivis Muda Bekasi, Jaelani Nurseha mengatakan, harapan masyarakat kepada Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan, adalah untuk bisa menyelesaikan permasalahan Kabupaten Bekasi.

Menurut dia, meskipun sejumlah stakeholder perlu digandeng untuk mendukung program kerja Pemkab Bekasi, namun apabila semangat kerja para ASN-nya tidak diberi spirit, mustahil program bisa berjalan.


“Yang menjalankan program kerja itu kan ASN dalam menyerap Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Sehingga dibutuhkan gebrakan dari Pak Dani. Paling tidak, perlu ada evaluasi setiap program-program kerja yang sudah direncanakan,” imbuhnya.

Disampaikan pria yang akrab disapa Jae ini, sangat penting melakukan rapat koordinasi dan evaluasi kinerja para ASN.

”Jadi, kalau ada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melalui ASN yang tidak tercapai program kerjanya, maka perlu diberikan sanksi sebagai bentuk evaluasi, supaya ke depan bisa bekerja lebih baik lagi,” saran Jae.

Sementata itu, Ketua Jawara Jaga Kampung (Jajaka), Damin Sada berharap, setelah resmi dilantik, Pj bupati tinggal pembuktian kerja yang ditunggu masyarakat.

”Mari bersama-sama membangun Kabupaten Bekasi, tak ada lagi pemimpin harus ‘orang Bekasi’ atau luar Bekasi. Yang jelas, masyarakat rindu akan kerja yang konkrit pemimpin di Kabupaten Bekasi,” ucap Damin. (and)