Enam Kloter Pulang Duluan

Illustrasi : Jemaah haji asal Kota Bekasi saat foto bersama. Kepulangan Jemaah haji ke tanah air dijadwalkan mulai 15 Juli nanti.

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Jemaah haji Indonesia akan mulai pulang ke tanah air pada Jumat (15/7) hari ini. Saat ini jemaah sudah berada di hotel Makkah, Arab Saudi setelah menjalani fase puncak di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

’’Ada enam kloter yang akan pulang ke Tanah Air dari Makkah Al-Mukarramah, masing-masing kloter pertama Embarkasi Solo (SOC 1), Padang (PDG 1), Jakarta – Bekasi (JKS 1), dan Jakarta – Pondok Gede (JKG 1). Lainnya adalah kloter kedua Embarkasi Solo (SOC 2) dan Jakarta – Bekasi (JKS 2),” kata Kepala Daerah Kerja Makkah, Mukhammad Khanif kepada wartawan, Kamis (14/7).


Menurut Khanif, jemaah SOC 1 menjadi yang pertama diberangkatkan dari hotel di Makkah menuju Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah. Mereka dijadwalkan terbang ke Tanah Air pada pukul 05.10 waktu Arab Saudi (WAS).

’’Aturan pemberangkatan, jemaah sudah diberangkatkan delapan jam sebelum jadwal penerbangan. Jadi SOC 1 dimungkinkan akan diberangkatkan pada Kamis malam Jumat,” kata Khanif. ‘’Rencananya, keberangkatan jemaah akan dilepas dari hotel di Makkah oleh Delegasi Amirul Hajj. Menag akan melepas dari Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah,” sambungnya.


Khanif menambahkan, pihaknya sudah memulai proses penimbangan koper bagasi jemaah haji Indonesia. Penimbangan kali pertama akan dilakukan di Hotel Kiswah-Jarwal, tempat jemaah asal Embarkasi Solo (SOC).

’’Proses pemeriksaan dan penimbangan dilakukan H-2 dari jadwal keberangkatan jemaah haji Indonesia ke Bandara Jeddah. Hari ini kita mulai penimbangan untuk enam kloter pertama, termasuk di Jarwal untuk jemaah SOC,” jelasnya.

Pemeriksaan untuk memastikan berat maksimal koper bagasi sesuai ketentuan, dan tidak ada barang yang dilarang dimasukkan, termasuk air Zamzam. Bersamaan itu, lanjut Khanif, dilakukan proses city check in. Koper bagasi jemaah akan sekalian dibawa. Dan, jemaah sudah mendapatkan boarding pass
“Dengan sistem city check in, baik orang maupun barang, maka jemaah haji Indonesia tidak perlu lagi melakukan check in di bandara. Mereka bisa langsung proses imigrasi dan menuju waiting room,” ucapnya.

Menurut Khanif, cara ini dilakukan untuk memudahkan jemaah dalam proses kepulangan. City check in juga dapat mempercepat proses sehingga jemaah tidak kelelahan. ’’Setiap jemaah akan mendapat lima liter Zamzam dan itu dibagikan di Asrama Haji Debarkasi,” tandasnya.

Sementara itu, jemaah haji asal Kota Bekasi yang tergabung dalam kloter JKS15 pada 24 Juli mendatang,”Iya, Alhamdulillah seluruh prosesi rukun haji semua jamaah sudah selesai melaksanakan, artinya sekarang ini kita cuma nunggu jadwal kepulangan aja ke Indonesia pada tanggal 24 Juli 2024″ kata Petugas PPIH JKS15 Kota Bekasi KH Acep Basuni kepada Radar Bekasi Kamis (14/7).

Sambil menunggu jadwal itu, diakui Acep, para jamaah haji sehari-harinya tinggal menikmati saat-saat bahagia bisa beribadah di Masjidil Haram,”Karena posisi hotel kita lumayan jauh ya dari Masjidil Haram sekitar 3 km, maka untuk para jamaah yang memang ingin melakukan ibadah, seperti salat fardhu atau yang lain ada bus sholawat yang beroperasi setiap saat tuk antarkan jamaah ke masjidil Haram. Dan bus ini selalu tersedia setiap saat,” ujarnya.

“Tapi, bagi mereka yang tak bisa melakukan ibadah di Masjidil Haram, di hotel disediakan masjid juga. Tapi, kami menghimbau kepada jamaah untuk memanfaatkan hari-hari terakhir mereka buat beribadah ke Masjidil Haram, karena sayang dengan keutamaannya selagi ada disini (Mekkah),” sambungnya.

Selain itu, lanjut dia, dari beberapa jamaah haji juga ada yang mengisi waktu terakhirnya itu dengan mengerjakan Umrah sunah, yakni menuju ke Tan’im menggunakan citytour dan juga mengunjungi tempat-tempat bersejarah di Mekkah.

“Intinya, kegiatan jamaah saat ini dibebaskan sambil menunggu jadwal kepulangan. Untuk kondisi kesehatan sendiri, memang hampir seluruh jamaah itu karena letih usai jalankan prosesi haji mengalami batuk, pilek. Namun, hal ini memang biasa, karena cuma onta aja yang nggak batuk sama pilek disini,” jelasnya sambil bergoyun.

“Yang pasti, kami semua merasa bersyukur seluruh proses haji sudah dilalui dan semoga apa yang diharapkan untuk menjadi haji yang mabrur dan mabruroh bisa tercapai sepulang ke Indonesia,” tandasnya. (jpc/mhf)