RADARBEKASI.ID, BEKASI – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Bhagasasi Bekasi mulai menyusun Analisa Jabatan dan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK). Langkah itu bertujuan memastikan setiap jabatan diisi pegawai yang memiliki kompetensi sesuai bidangnya.
Direktur Utama Perumda Tirta Bhagasasi, Reza Lutfi, mengatakan pengisian jabatan harus berdasarkan kapasitas, kompetensi, dan beban kerja masing-masing sumber daya manusia (SDM).
“Dalam bekerja harus sesuai dengan kapasitas jabatan dan beban kerjanya. Jadi, jabatan akan diisi oleh orang yang tepat,” kata Reza saat penandatanganan komitmen pelaksanaan analisis jabatan dan penyusunan SOTK, Jumat (3/7).
BACA JUGA: Penyerahan Aset Dua Kantor Cabang Perumda Tirta Bhagasasi Tinggal Menunggu Hari
Menurut Reza, kegiatan Kick Off and Awareness Analisis Jabatan dan Penyusunan SOTK menjadi langkah awal pembenahan organisasi di lingkungan Perumda Tirta Bhagasasi.
“Teman-teman mesti mempersiapkan bahwa kita adalah orang yang tepat untuk menduduki posisi jabatan tertentu,” kata Reza.
Ia menegaskan, siapa pun yang nantinya menempati jabatan tertentu harus mampu memberikan kinerja terbaik bagi perusahaan. Di sisi lain, kekompakan dan soliditas seluruh pegawai juga harus tetap terjaga.
“Selain itu, kita tetap menjaga kekompakan, kita menjaga soliditas bahwa kita adalah satu keluarga yaitu keluarga besar Perumda Tirta Bhagasasi,” ungkapnya.
BACA JUGA: Perumda Tirta Bhagasasi Bekasi Salurkan Air Bersih Gratis ke Wilayah Terdampak Kekeringan
Melalui workshop yang berlangsung selama dua hari, Perumda Tirta Bhagasasi berharap dapat menerapkan prinsip the right man in the right place, yakni menempatkan pegawai sesuai kompetensinya.
Sementara, Ketua Dewan Pengawas Perumda Tirta Bhagasasi, Ani Gustini, berharap penyusunan SOTK baru dapat dirampungkan dalam beberapa bulan ke depan.
“Kita melakukan workshop dua hari ini, mudah-mudahan penyusunan SOTK segera untuk diselesaikan,” katanya.
Menurut Ani, analisis jabatan dan penyusunan SOTK akan menjadi dasar penempatan pegawai yang kompeten pada setiap posisi sekaligus mencegah tumpang tindih tugas antarbagian atau divisi.
Ia menilai pembenahan organisasi tersebut penting untuk memperkuat tata kelola Perumda Tirta Bhagasasi sebagai badan usaha milik Pemerintah Kabupaten Bekasi.
Kegiatan Kick Off and Awareness Analisis Jabatan dan Penyusunan SOTK hari kedua dihadiri Ketua Dewan Pengawas Ani Gustini, Sekretaris Dewan Pengawas M. Ridwan, anggota Dewan Pengawas Bagas Sugeng Triyanto, Direktur Umum Daud Husin, Direktur Teknik Rika Nursantika, Pelaksana Tugas Direktur Usaha Lilie Subali.
Selain itu, para kepala bagian, kepala cabang, kepala subbagian, Kepala Bagian Organisasi Kabupaten Bekasi Hendriansyah, serta konsultan PT Ratama Mitra Kualitas. (and/*)











