Komitmen Jaga Kerukunan, Lakukan Pelayanan Tanpa Diskriminasi

FOTO BERSAMA: Sejumlah pemangku jabatan di lingkungan Kelurahan Teluk Pucung, Bekasi Utara foto bersama usai acara Sertijab 12 RT di lingkungan RW 32 Telukpucung. IST/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Menjaga amanah yang diberikan, dengan menjunjung tinggi profesionalitas dalam pelayanan dan menjaga kerukunan warga menjadi tantangan 12 ketua Rukun Tetangga (RT) baru di lingkungan RW 32, Kelurahan Telukpucung, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi. Mereka telah resmi dilantik dan melakukan serah terima jabatan dari ketua RT sebelumnya.

SURYA BAGUS
Bekasi Utara


Sejak pagi hari, tenda sudah berdiri, deretan kursi tertata rapi untuk menyambut belasan ketua RT baru di lingkungan ini. Di sisi yang lain, ada 12 kursi berbaris terpisah, beserta dengan 12 orang warga laki-laki. Ya, mereka adalah ketua RT yang baru, periode jabatan 2022 hingga 2027 mendatang.

Selama rentang waktu itu pula mereka akan melayani warga sekitar di bagian paling hilir. Surat keputusan yang telah ditandatangani oleh Lurah dibacakan. Ini adalah tugas dan fungsi yang melekat pada jajaran pengurus, melaksanakan semuanya sesuai dengan tugas dan fungsi mereka.


Melaksanakan hasil keputusan musyawarah warga, membina kerukunan di lingkungan warga, memberikan pelayanan kemasyarakatan tanpa diskriminasi. Menyajikan laporan kegiatan organisasi, serta melaporkan setiap kejadian yang terjadi di tengah-tengah warga kepada RW dan Lurah yang dianggap perlu mendapat penyelesaian oleh pemerintah daerah.

Kekompakan pengurus RT dengan warganya, hingga pengurus RT dengan pengurus RW nampaknya menjadi nilai penting disini. Hal ini yang disampaikan oleh Ketua RW 32, Suharjono HB sebelum belasan ketua RT baru dilantik.

Kekompakan ini yang menjadi kunci utama pada perjalanan membangun lingkungan RW 32 sejak kepengurusan RT sebelumnya. Peran serta seluruh pengurus RT dan warga adalah kunci kesuksesan dalam membangun lingkungan.

”Semoga bapak-bapak ketua RT nanti setelah dilantik oleh bapak Lurah dan diangkat sumpah bisa menjalankan tugas yang lebih baik lagi,” ungkapnya, Minggu (24/7).

Kehadiran pengurus RT yang baru tidak begitu saja menghapus jejak pengurus sebelumnya. Terutama, pengurus RT sebelumnya telah berjuang keras dalam kepungan virus. Ya, siapa yang tidak mengetahui guncangan seluruh sektor kehidupan masyarakat selama pandemi Covid-19.

Mereka telah bekerja memastikan warganya dalam kondisi baik, hingga memastikan warganya mendapatkan perlindungan dari proses vaksinasi. Catatan ini yang tidak bisa dielakkan oleh lurah memberikan acungan dua jempol kepada pengurus RT terdahulu.

“Saya ucapkan terimakasih kepada pengurus yang lama, RT 1 sampai 12, ini yang luar biasa, saya ucapkan jempol dua,” ungkapnya.

Situasinya tidak akan berbeda jauh, Lurah Telukpucung, Djunaidi Abdillah mengingatkan bahwa pandemi belum berakhir. Maka tugas selanjutnya yang diemban oleh Ketua RT yang baru adalah mengingatkan dan mendorong warganya untuk menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Belum lagi pandemi selesai, pekerjaan selanjutnya adalah mencegah penyebaran virus Demam Berdarah Dengue (DBD).

“Tolong bapak dan ibu, apalagi ini pengurus baru, tolong dihimbau untuk melakukan giat untuk mencegah DBD, yaitu melakukan kerja bakti di wilayahnya masing-masing,” tambahnya.

Catatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi beberapa waktu lalu yang diterima oleh Radar Bekasi, jumlah kasus DBD memasuki pertengahan tahun ini sebanyak 1.851 kasus, diantaranya 11 meninggal dunia. Catatan kasus DBD tertinggi ada di lingkungan Kecamatan Bekasi Utara, dengan total 410 kasus, tiga diantaranya meninggal dunia.

Tugas terakhir yang perlu dilaksanakan begitu selesai melaksanakan serah terima jabatan adalah mengingatkan warganya terkait dengan kepatuhan membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Fraksi Partai Golkar, Rasnius Pasaribu yang hadir dalam acara tersebut mengatakan bahwa pihaknya siap bekerjasama dan berkolaborasi dalam membangun lingkungan RW 32. Tidak lupa, ia memberikan selamat kepada 12 ketua RT yang baru saja melaksanakan serah terima jabatan.

Amanah warga kepada 12 ketua RT yang baru disebut sebagai kepercayaan besar untuk dapat memberikan layanan terbaik. Ia mengingatkan tuntutan akan semakin besar saat menjadi pelayan masyarakat, maka digitalisasi pada setiap layanan masyarakat dapat dimanfaatkan.

“Menjadi pelayan masyarakat tentu tuntutannya juga semakin tinggi, karena mobilitas masyarakat juga semakin tinggi,” ungkapnya. (sur/pms).