Wisata Sejarah dan Bahari di Kabupaten Bekasi

PENUH SEJARAH : Rumah tuan tanah Pebayuran di Desa Kertasari Pebayuran Kabupaten Bekasi, Minggu (13/08). Rumah ituan tanah pebayuran peninggalan Belanda itu kini dijadikan Polsek Pebayuran Kabupaten Bekasi.

RADARBEKASI.ID, BEKASIKabupaten Bekasi menyimpan segudang wisata bahari serta bangunan peninggalan sejarah. Seperti wilayah pesisir utara, Muaragembong dan Tarumajaya menjadi kawasan wisata bahari unggulan bagi Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Rimbunnya pepohonan mangrove, sunyinya sungai dan keanekaragaman hayati seperti lutung jawa dan kera ekor panjang memiliki habitat sendiri di Kabupaten Bekasi. Selain itu, Gedung Juang 45 Bekasi, rumah tuan tanah Pebayuran, Masjid Perahu Cibarusah dan lainnya menjadi saksi sejarah perjuangan rakyat Indonesia dalam merebut kemerdekaan Republik Indonesia dari penjajah. (ris)


SUNGE JINGKEM: Foto udara Sunge Jingkem yang teduh diantara rerimbunnya pohon mangrove di Tarumajaya Kabupaten Bekasi. ARIESANT/RADAR BEKASI
SAUNG RANGGON: Saung Ranggon di Desa CIkedokan Cikarang Barat Kabupaten Bekasi. ARIESANT/RADAR BEKASI
BIOSKOP 3D: Warga berada di bioskop 3 dimensi Museum Gedung Juang 45 Bekasi di Tambun Selatan Kabupaten Bekasi. ARIESANT/RADAR BEKASI
GEDUNG JUANG 45: Gedung Juang 45 Bekasi di Tambun Selatan Kabupaten Bekasi. ARIESANT/RADAR BEKASI
LUTUNG JAWA: Lutung Jawa memiliki yang habitat di Muaragembong Kabupaten Bekasi. ARIESANT/RADAR BEKASI
MASJID PERAHU: Masjid Baitul Hamdi di Cibarusah yang menjadi salahsatu wisata religi di Kabupaten Bekasi. ARIESANT/RADAR BEKASI