5 Oktober Warga Kota Bekasi Wajib Pindah ke TV Digital

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Sepuluh hari terhitung dari sekarang, siaran Televisi (TV) analog di Jabodetabek mati, termasuk Kota Bekasi. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memutuskan migrasi TV analog ke TV digital untuk wilayah Jabodetabek berlangsung pada tanggal 5 Oktober nanti.

Seiring jadwal migrasi TV analog,  pembagian Set Top Box (STB) gratis kepada Rumah Tangga Miskin (RTM) Kota Bekasi belum menyeluruh. Saat ini prosesnya masih berjalan. Dibagikan oleh Lembaga Penyiaran Swasta (LPS) dan pemerintah pusat. Sedianya program Analog Switch Off (ASO) tahap dua berlangsung 25 Agustus lalu, tapi molor.


“Penghentian siaran TV analog oleh seluruh lembaga penyiaran di Jabodetabek akan dilakukan secara serempak pada tanggal 5 Oktober 2022, pukul 24.00 WIB,” kata Staf Khusus Menkominfo, Rosita Niken Widiastuti dalam keterangan resmi belum lama ini.

Total ada 14 kabupaten dan kota yang akan terdampak, termasuk Kota Bekasi. Pihaknya meminta semua pihak yang berkepentingan untuk membantu mensosialisasikan program ini kepada masyarakat di Jabodetabek.


Sementara kepada penyelenggara multipleksing, Kemenkominfo meminta lembaga penyiaran untuk menyelenggarakan distribusi STB sesuai dengan ketentuan, serta mengoptimalkan kualitas sinyal.

Masyarakat yang telah memiliki kesempatan untuk bermigrasi sebelum 5 Oktober diminta untuk segera beralih ke siaran TV digital. Produsen dan pedagang elektronik yang menyediakan STB juga diminta untuk memastikan ketersediaan dan memudahkan masyarakat membeli pembelian.

Dari total 479.307 unit STB yang didistribusikan kepada RTM, realisasi sampai saat ini 63,4 persen.

“Kami akan pantau secara harian, dan akan dituntaskan seluruhnya sebelum tanggal 5 Oktober 2022,” tambahnya.

Catatan Radar Bekasi beberapa waktu lalu, Kota Bekasi mendapatkan kuota 30.305 unit STB gratis, 29.740 unit diantaranya didistribusikan oleh LPS kepada masyarakat di 12 kecamatan.

Warga Kecamatan Jatiasih disebut sudah siap pada saat siaran TV analog dimatikan. Sampai dengan saat ini, masyarakat di lima kelurahan sudah mendapatkan STB gratis, tinggal satu kelurahan lagi, Jatikramat.

Rencananya, ada 639 KK di Kelurahan Jatikramat yang akan mendapatkan STB gratis, didistribusikan awal pekan ini. Disamping itu, masyarakat yang mendapatkan STB geratis sudah mendapatkan informasi penggunaan pada saat distribusi.

“Artinya pada saat tanggal 5 nanti diberlakukan, kemudian TV analog diberhentikan siarannya,kita pastikan masyarakat Jatiasih siap menerima untuk yang digital,” ungkap Camat Jatiasih, Ashari, Minggu (25/9).

Aparatur di tiap kelurahan kata Ashari, juga ikut mensosialisasikan program migrasi TV digital ini. Dilaksanakan melalui media sosial masing-masing hingga group chat. “Untuk memastikan masyarakat juga terkomunikasikan dengan baik,” tambahnya. (sur)