RADARBEKASI.ID, BEKASI – Berbekal pengalaman lintas dinas, Lurah Bojong Menteng, Kodriana, memilih turun langsung setiap kali persoalan muncul, dari genangan air hingga situasi darurat lingkungan.
Sosok Kodriana memang bukan pemain baru di birokrasi. Karir birokrat gaek ini malang melintang di sejumlah OPD, mulai dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, BPBD, hingga Satpol PP. Pengalaman itu menjadi “senjata” saat menghadapi beragam keluhan warga.
“Karena pernah bertugas di beberapa OPD, saya jadi paham langkah apa yang harus diambil ketika ada persoalan di masyarakat,” ujarnya, Selasa (21/4).
Menurutnya, kunci penanganan masalah bukan sekadar laporan di atas kertas, melainkan kehadiran langsung di lokasi. Dengan begitu, kondisi riil bisa dipetakan dan langkah cepat bisa diambil.
“Harus turun langsung. Dari situ kita tahu apa yang harus dilakukan dan bisa langsung beri arahan ke warga,” tegasnya.
Ia mencontohkan, saat terjadi genangan air atau situasi darurat di lingkungan, respons cepat menjadi prioritas. Koordinasi dengan warga hingga lintas instansi pun langsung digerakkan.
Kodriana menegaskan, dirinya tak ingin pelayanan publik berhenti pada formalitas. Baginya, jabatan lurah adalah bentuk pengabdian yang menuntut kehadiran nyata di tengah masyarakat.
“Kalau ada kendala, jangan ragu lapor. Kita selesaikan bersama. Tujuannya satu, membangun Bojong Menteng jadi lebih baik,” tandasnya.(pay)











