RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Bagi sebagian besar orang, istilah healing identik dengan liburan ke pantai, menonton film di bioskop, atau sekadar mengunjungi tempat wisata untuk melepas penat.
Namun, cara berbeda justru ditunjukkan oleh penyanyi dangdut kenamaan, King Nassar. Pelantun tembang Seperti Mati Lampu ini mengaku punya cara unik dan “nyeleneh” untuk mengusir stres.
Alih-alih mencari ketenangan di tempat sepi, King Nassar justru menemukan kedamaian saat berada di bawah lampu sorot panggung.
Mantan suami Muzdalifah ini mengungkapkan bahwa kebahagiaan tertingginya adalah saat ia bisa menghibur orang banyak. Bagi Nassar, melihat penonton tersenyum karena aksi panggungnya yang enerjik adalah obat paling mujarab untuk segala beban pikiran.
“Aku terus terang jarang healing. Healing aku biasanya menghibur orang dengan cara show pakai baju yang aneh-aneh, tapi masih dalam koridor yang benar ya,” ujar Nassar saat ditemui di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, dikutip dari JawaPos pada Rabu (29/4).
Nassar menambahkan bahwa hal-hal random dan penuh spontanitas saat tampil di atas panggung memberikan kepuasan batin tersendiri. Baginya, tampil nyentrik bukan sekadar tuntutan pekerjaan, melainkan bentuk ekspresi diri yang membuatnya merasa bahagia.
Berkat aksinya yang selalu viral dan penuh semangat di media sosial, King Nassar kini memiliki wadah baru untuk menyebarkan kebahagiaan melalui program televisi berjudul “Healing Jalur King Nassar”.
Dalam program ini, Nassar tidak sendirian. Ia akan didampingi oleh Andhika Pratama sebagai rekan host. Keduanya diprediksi akan menjadi duo maut yang menyeimbangkan antara komedi dan informasi.
Baca Juga: Terkenal Tajir Melintir, Ternyata Maia Estianty Lebih Doyan Jajan Ini Ketimbang Koleksi Tas Branded
“Di sini kita ngobrolin tema tapi nggak terlalu serius, kalau serius ke psikolog ya. Seriusnya ada di Mas Dika, bercandanya ada di aku gitu,” seloroh Nassar dengan gaya khasnya.
Andhika Pratama menjelaskan bahwa program ini terinspirasi dari tren yang sedang hangat di media sosial. Konsepnya dikemas secara ringan agar bisa dinikmati oleh berbagai kalangan masyarakat.
Penonton tidak hanya disuguhi nyanyian, tetapi juga obrolan santai (chit-chat) yang penuh dengan pancingan humor dari Nassar.
Pihak RCTI, melalui Adrian Surya selaku Programming Planning & Scheduling Department Head, menegaskan bahwa program ini dirancang dengan pendekatan emosional yang kuat.
“Melalui program ini, kami ingin menghadirkan tayangan inspiratif yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberi ruang refleksi, empati, dan harapan bagi keluarga Indonesia,” tutur Adrian.
Hadirnya program ini seolah membuktikan bahwa healing tidak harus mahal. Terkadang, melihat aksi kocak dan gaya nyentrik sang “King” sudah cukup untuk membuat hari yang melelahkan menjadi lebih berwarna. (mna)











