Berita Bekasi Nomor Satu

Groundbreaking PSEL Kota Bekasi Ditunda

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto. FOTO: ZAKKY MUBAROK/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Setelah sepekan terakhir pemerintah kota bersama DPRD Kota Bekasi sibuk meninjau lokasi, mematangkan lahan, hingga memastikan seluruh persiapan rampung, peletakan batu pertama (groundbreaking) Proyek Strategis Nasional (PSN) Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Bantargebang justru batal digelar.

Agenda yang semula dijadwalkan berlangsung Rabu (8/7) ini ditunda karena Presiden Prabowo Subianto lebih memprioritaskan groundbreaking proyek serupa di Bali.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan, hingga kini Pemerintah Kota Bekasi belum menerima jadwal baru dari pemerintah pusat terkait pelaksanaan groundbreaking PSEL di Kelurahan Sumurbatu, Kecamatan Bantargebang.

“Seharusnya hari ini jadwal groundbreaking. Namun tampaknya tidak bersamaan, agenda kita ditunda. Informasi yang kami terima, Bali terlebih dahulu, baru kemudian Kota Bekasi menyusul,” ujar Tri, Rabu (8/7).

Menurut Tri, berdasarkan informasi sementara, pelaksanaan groundbreaking di Kota Bekasi diperkirakan bergeser sekitar dua pekan. Namun, kepastian waktunya masih menunggu keputusan pemerintah pusat.

“Kami belum tahu pasti tanggalnya. Informasi terakhir, sekitar dua minggu setelah Bali. Yang jelas kami masih menunggu mekanisme dari pemerintah pusat,” katanya.

Sebelumnya, groundbreaking PSEL Kota Bekasi direncanakan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Namun, Presiden dijadwalkan lebih dahulu menghadiri peletakan batu pertama proyek PSEL di Bali sehingga agenda di Kota Bekasi harus diundur.

Meski seremoni belum terlaksana, Tri memastikan seluruh persiapan proyek tetap berjalan. Pematangan lahan, pengerukan, dan pembersihan area proyek di Sumurbatu telah dilakukan sehingga lokasi siap digunakan sewaktu-waktu setelah jadwal groundbreaking ditetapkan.(rez)