Berita Bekasi Nomor Satu

Kader PKK Kabupaten Bekasi Jadi Garda Terdepan Kesehatan Keluarga

SAMBUTAN: Plt Ketua TP PKK Kabupaten Bekasi, Nia Yuniawati Asep, memberikan sambutan saat menghadiri pertemuan Rutin PKK Tingkat Kabupaten Bekasi 2026 bersama jajaran pengurus dan kader di Gedung Swatantra Wibawa Mukti, Cikarang Pusat, Senin (20/7). FOTO: ISTIMEWA

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Plt Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Bekasi, Nia Yuniawati Asep, menegaskan pentingnya peran strategis PKK dalam membangun keluarga yang sehat dan tangguh di tengah meningkatnya tantangan penyakit modern.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri Pertemuan Rutin PKK Tingkat Kabupaten Bekasi Tahun 2026 bersama jajaran pengurus dan kader di Gedung Swatantra Wibawa Mukti, Cikarang Pusat, Senin (20/7).

Mengusung tema “PKK sebagai Mitra Strategis dalam Mewujudkan Keluarga Sehat di Era Penyakit Modern”, kegiatan tersebut menjadi wujud komitmen TP PKK Kabupaten Bekasi dalam meningkatkan kualitas kesehatan keluarga, dimulai dari lingkungan terkecil, yakni rumah tangga.

FOTO BERSAMA: Plt Ketua TP PKK Kabupaten Bekasi, Nia Yuniawati Asep, foto bersama saat menghadiri pertemuan Rutin PKK Tingkat Kabupaten Bekasi 2026 bersama jajaran pengurus dan kader di Gedung Swatantra Wibawa Mukti, Cikarang Pusat, Senin (20/7). FOTO: ISTIMEWA

Nia mengatakan, seiring perkembangan teknologi digital, tantangan kesehatan saat ini tidak lagi didominasi penyakit menular. Masyarakat kini lebih banyak dihadapkan pada penyakit tidak menular seperti diabetes, hipertensi, obesitas, penyakit jantung pada usia produktif, hingga gangguan kesehatan mental akibat perubahan gaya hidup.

“PKK bukan sekadar organisasi kemasyarakatan, tetapi merupakan mitra strategis pemerintah yang memiliki jaringan hingga tingkat keluarga melalui kelompok dasawisma. Oleh karena itu, kita harus menjadi garda terdepan dalam membangun benteng kesehatan masyarakat yang dimulai dari rumah,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Nia juga mengapresiasi kolaborasi antara organisasi masyarakat dan kalangan akademisi sebagai langkah penting untuk memperkuat kapasitas kader PKK melalui pendekatan ilmiah yang aplikatif.

SERAHKAN HADIAH: Plt Ketua TP PKK Kabupaten Bekasi, Nia Yuniawati Asep, secara simbolis menyerahkan hadiah saat menghadiri pertemuan Rutin PKK Tingkat Kabupaten Bekasi 2026 bersama jajaran pengurus dan kader di Gedung Swatantra Wibawa Mukti, Cikarang Pusat, Senin (20/7). FOTO: ISTIMEWA

Ia berharap materi yang disampaikan dalam pertemuan tersebut dapat menjadi bekal bagi seluruh kader untuk meningkatkan pemahaman mengenai pencegahan penyakit modern, kemudian diterapkan dalam kehidupan sehari-hari serta disebarluaskan kepada masyarakat di wilayah masing-masing.

“Saya berharap seluruh kader dapat menyerap ilmu yang diberikan hari ini, menerapkannya terlebih dahulu di lingkungan keluarga, kemudian menularkannya kepada masyarakat melalui kegiatan Posyandu, Dasawisma, maupun berbagai kegiatan PKK lainnya sehingga budaya hidup sehat semakin tumbuh di Kabupaten Bekasi,” katanya.

Selain itu, Nia mendorong Posyandu dan Dasawisma terus dioptimalkan, tidak hanya sebagai tempat pelayanan kesehatan ibu dan anak, tetapi juga menjadi pusat edukasi pola hidup sehat, mulai dari penerapan konsumsi pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA), olahraga teratur, hingga pengelolaan kesehatan mental.

“Melalui penguatan kapasitas kader dan kolaborasi dengan berbagai pihak, saya berharap TP PKK Kabupaten Bekasi dapat terus berkontribusi dalam menciptakan keluarga yang sehat dan tangguh,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan piagam kepada para pemenang Lomba Aku Hatinya PKK Tingkat Kabupaten Bekasi Tahun 2026. Acara kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh narasumber dari Universitas Medika Suherman. (and/*)