Berita Bekasi Nomor Satu
DPRD  

Anggota DPRD Kota Bekasi Syafei Komitmen Perjuangkan Aspirasi Warga Secara Bertahap

Sekretaris Komisi III DPRD Kota Bekasi, A. Syafei.

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Sekretaris Komisi III DPRD Kota Bekasi, A. Syafei, kembali turun langsung menemui masyarakat dalam agenda Reses II Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di halaman rumah warga RT 10/RW 12, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, itu dimanfaatkan warga untuk menyampaikan berbagai persoalan lingkungan yang membutuhkan perhatian pemerintah.

Reses dihadiri Lurah Kayuringin Jaya, Ketua RW 12, para Ketua RW se-Kelurahan Kayuringin Jaya, Ketua RT di lingkungan RW 12, tokoh masyarakat, serta jajaran PKK. Suasana berlangsung interaktif karena warga menyampaikan langsung berbagai kebutuhan yang selama ini belum terealisasi.

Dalam dialog tersebut, sedikitnya sembilan aspirasi utama berhasil dihimpun. Mayoritas berkaitan dengan pembangunan infrastruktur dasar, seperti perbaikan drainase dan saluran air di RT 10/RW 12, normalisasi saluran di RT 11/RW 12, perbaikan jalan lingkungan RT 05/RW 12, hingga pemasangan penerangan jalan umum untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan warga.

Selain itu, masyarakat juga mengusulkan pembenahan data desil kesejahteraan warga di wilayah Kayuringin Jaya, pembangunan gapura dan portal lingkungan, penyediaan tempat pembuangan sampah (TPS) sementara, pengadaan perangkat sound system untuk kegiatan Majelis Taklim, hingga bantuan seragam bagi anggota Karang Taruna RT 10.

Syafei menegaskan bahwa reses merupakan salah satu kewajiban konstitusional anggota DPRD dalam menjalankan fungsi representasi masyarakat. Karena itu, seluruh aspirasi yang disampaikan warga akan menjadi bahan perjuangan dalam pembahasan program pembangunan di tingkat legislatif.

“Kegiatan kali ini adalah tugas pokok saya sebagai anggota DPRD untuk menyerap aspirasi para warga secara tatap muka. Melalui reses inilah kami mengetahui secara langsung kebutuhan masyarakat sehingga perjuangan di DPRD benar-benar berdasarkan kondisi riil di lapangan,” ujar Syafei.

Politisi Fraksi Golkar Solidaritas itu menjelaskan, kegiatan reses dilaksanakan sebanyak tiga kali setiap tahun sebagai sarana memperkuat komunikasi antara wakil rakyat dengan konstituennya. Menurutnya, setiap usulan akan dikaji berdasarkan tingkat urgensi dan disampaikan kepada perangkat daerah yang berwenang agar dapat masuk dalam prioritas pembangunan.

“Seluruh aspirasi yang masuk akan kami bawa ke forum DPRD dan kami komunikasikan dengan dinas terkait agar mendapat perhatian. Tentunya akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran serta skala prioritas pembangunan,” katanya.

Meski demikian, Syafei mengakui tidak seluruh usulan dapat direalisasikan pada tahun anggaran berjalan. Namun, ia memastikan akan terus mengawal aspirasi tersebut hingga dapat diwujudkan.

“Semua aspirasi memang belum bisa direalisasikan pada tahun ini. Namun saya akan terus memperjuangkannya sehingga pada tahun 2027 masyarakat RW 12 dapat mulai merasakan manfaat dari usulan-usulan yang telah disampaikan hari ini,” pungkasnya.(adv/*)