RADARBEKASI.ID,BEKASI – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Siti Qomariyah, menekankan pentingnya kolaborasi dan kerjasama semua stakeholder untuk memajukan Kabupaten Bekasi.
Legislator asal Kabupaten Bekasi ini mengingatkan, kasus korupsi yang menjerat para pejabat di daerah industri ini harus dijadikan pelajaran. Dilakukan pembenahan di semua lini, tanpa saling menyalahkan antara satu dan lainnya.
“Sama-sama kita bahu membahu untuk kemajuan Kabupaten Bekasi, satu dengan yang lainnya. Jadi saya berharap kita harus kompak menjalankan ini, tidak sendirian, tidak perorangan, karena Kabupaten Bekasi ini merupakan daerah yang beragam suku,” ujar perempuan yang akrab disapa Siqom itu, kepada Radar Bekasi, Senin (17/8/26).
Politikus Partai NasDem itu menilai, alangkah baiknya seluruh stakeholder maupun instansi terlebih dahulu menyamakan persepsi, serta kejelasan visi-misi sebelum melakukan pembangunan menyeluruh.
“Jadi jangan saling menyalahkan, jangan saling menjatuhkan, bagaimana caranya kita saling mendukung untuk satu tujuan, Kabupaten Bekasi aman, damai, sejahtera,” ungkapnya.
Ketika berbicara apa saja yang harus dibenahi, Siqom menegaskan Kabupaten Bekasi banyak yang harus dibenahi. Saat ini bukan lagi hanya sekadar catatan, namun harus segera dikerjakan.
“Kalau bicara apa saja yang harus dibenahi, ya banyak sekali. Terutama infrastruktur dan lain sebagainya, masih banyak sekali kekurangan. Maka dari itu bukan jadi catatan, tapi harus action, harus bekerja,” ucapnya.
“Ini bisa dibicarakan bersama-sama dengan duduk bareng, agar bisa memecahkan masalah yang nanti jadi satu persepsi. Insya Allah dengan begitu apa yang kita harapkan, apa yang kita inginkan bisa tercapai, pastinya dengan bertahap,”tegasnya.
“Siapapun yang jadi pejabat harus bisa merangkul, para tokoh, politisi, dan lain sebagainya, untuk duduk bareng,” sambung wakil rakyat yang duduk di Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat ini. (adv/pra)

