RADARBEKASI.ID,BEKASI – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Bekasi menolak wacana perubahan daerah pemilihan (Dapil) di Pemilu mendatang.
Pengurus partai berlambang mercy itu menilai, komposisi lima dapil di Kota Bekasi lebih ideal karena bisa memberikan kesempatan untuk partai-partai tengah mendapatkan kursi legislatif.
“Ya ideal juga (lima dapil), karena memberikan kesempatan kepada partai-partai tengah bisa terbuka mendapatkan kursi. Kita (Demokrat) enggak sepakat dengan perubahan dapil,” ujar Ketua DPC Partai Demokrat Kota Bekasi, Ronny Hermawan, kepada Radar Bekasi, Rabu (19/8/26).
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat itu mengungkapkan, apabila komposisi Dapil diperbanyak otomatis memberikan kesempatan yang lebih kecil kepada partai-partai menengah. “Kalau dapil diperbanyak otomatis kesempatan yang lebih kecil kepada partai-partai menengah. Lima Dapil menurut saya sudah ideal,” ungkapnya.
Dirinya pun tidak mempersoalkan perihal wacana penambahan 55 kursi, artinya komposisi dapil tetap lima namun kursi setiap dapil ditambah. “Kalau soal 55 kursi yang bertambah, ya tinggal ditambahin yang dapil masih 9 kursi, jadiin rata saja 11 kursi semua, kan ada lima dapil. Jadi pas 55 kursi dengan lima dapil,” jelasnya.
Diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi mulai mematangkan kajian terkait wacana perubahan daerah pemilihan (Dapil) untuk pemilihan legislatif (Pileg) pada Pemilu 2029 mendatang. Langkah strategis ini diambil guna memastikan penyelenggaraan pemilu di masa depan berjalan lebih berkeadilan dan proporsional.
Rencana penataan ulang tersebut kini tengah digodok secara komprehensif demi menjaga representasi suara masyarakat. Penataan ulang atau redistrik dapil diperlukan agar bobot dan nilai suara masyarakat lebih seimbang di setiap wilayah. (pra)











