Berita Bekasi Nomor Satu

Wali Kota Bekasi Ajak Warga Peduli Bencana NTT

SEMARAK: Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menghadiri rangkaian Gebyar Kemerdekaan di Kecamatan Jatiasih dan Kelurahan Jatimurni, Kecamatan Pondok Melati. FOTO: ISTIMEWA

RADARBEKASI.ID, BEKASI –Di tengah riuh senam bersama dan gelaran UMKM, warga Jatiasih dan Pondok Melati diajak menoleh kepada saudara sebangsa yang tengah tertimpa bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pesan solidaritas itu disampaikan Wali Kota Bekasi Tri Adhianto saat menghadiri rangkaian Gebyar Kemerdekaan di Kecamatan Jatiasih dan Kelurahan Jatimurni, Kecamatan Pondok Melati.

Di Jatiasih, Tri mengikuti senam bersama warga sekaligus meninjau sejumlah kegiatan dan produk UMKM yang dipamerkan masyarakat. Kegiatan kemudian berlanjut di Kelurahan Jatimurni dengan berbagai aktivitas yang berlangsung meriah dan penuh kebersamaan.

BACA JUGA: Ini Alasan Wali Kota Bekasi Bebastugaskan Lima Pejabat Imbas Dugaan Pungli PKL di Plaza Patriot

Di tengah perayaan tersebut, Tri mengajak masyarakat menjadikan momentum kemerdekaan sebagai ruang memperkuat kepedulian dan gotong royong. Terlebih, saat sebagian masyarakat Indonesia sedang menghadapi musibah bencana.

Doa bersama untuk warga terdampak bencana di NTT pun menjadi bagian dari rangkaian kegiatan.

“Semangat kemerdekaan memiliki makna yang kuat ketika diwujudkan melalui kepedulian dan gotong royong. Di tengah kita merayakan kemerdekaan, mari kita ingat bahwa ada saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah,” ujar Tri.

Ia mengajak masyarakat Kota Bekasi turut memberikan dukungan secara sukarela sesuai kemampuan masing-masing.

“Kita doakan mereka. Bagi masyarakat yang ingin turut memberikan dukungan, tentu kita buka ruang untuk bersama-sama bergotong royong,” tambahnya.

Tri memastikan Pemkot Bekasi akan memfasilitasi dan mengoordinasikan dukungan masyarakat agar bantuan yang terkumpul dapat disalurkan secara tepat kepada warga yang membutuhkan.

Menurutnya, kepedulian terhadap korban bencana bukan hal baru bagi masyarakat Kota Bekasi. Tradisi gotong royong tersebut sebelumnya terlihat ketika warga bersama berbagai unsur di Kota Bekasi berhasil menghimpun dukungan hampir Rp5 miliar untuk membantu korban bencana di Aceh.

Dukungan tersebut bahkan diwujudkan dalam pembangunan gedung serbaguna bagi masyarakat di wilayah terdampak.

“Semangat seperti ini yang harus terus kita jaga. Ketika saudara kita tertimpa musibah, kita hadir sesuai dengan kemampuan kita. Harapannya, dukungan yang diberikan bisa benar-benar dirasakan manfaatnya dan membantu masyarakat untuk bangkit kembali,” tandasnya.(pay)