RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pelaksanaan Pesona Nusantara Bekasi Keren (PNBK) Jilid III mendapat catatan dari DPRD Kota Bekasi. Acara tahunan tersebut dinilai perlu menampilkan lebih banyak kegiatan bernuansa budaya dan religi, seperti marawis dan rebana.
Anggota DPRD Kota Bekasi, Alimudin, mengatakan PNBK telah berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Namun, menurut dia, kegiatan tersebut akan lebih lengkap jika dipadukan dengan seni dan budaya Islam, seperti marawis dan rebana.
“Agendanya sangat meriah. Tentu akan lebih sempurna, akan lebih berkah ketika dilibatkan juga budaya religius, seperti marawis, rebana, dan lain sebagainya. Ketika ini dilibatkan, akan lebih besar, lebih meriah, dan lebih berkah,” ujar Alimudin saat memberikan interupsi dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Bekasi pada Kamis (10/9/2026).
Menanggapi masukan tersebut, Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menyambut terbuka usulan politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu. Menurutnya, meski PNBK mengusung keragaman budaya Nusantara, kekhasan dan kearifan lokal Kota Bekasi tetap perlu ditonjolkan.
“Saya kira warnanya memang Nusantara, tapi kita juga lebih mendominasi terkait dengan budaya yang ada di Kota Bekasi. Ini jadi masukan buat para aparatur Pemkot Bekasi untuk menampilkan seni seperti marawis atau gambang kromong,” kata Tri.
Tri bahkan mewacanakan agar potensi seni budaya religius tersebut bisa ditampilkan dalam skala yang jauh lebih besar dengan menghadirkan 3.000 pemain marawis di Stadion Patriot, saat saat pembukaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat yang berlangsung pada 7-20 November 2026 mendatang.
“Ini jadi introspeksi dan evaluasi. Bahkan bisa saja nanti pada saat pembukaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) kita tampilkan. Kalau perlu, kita hadirkan 3.000 pemain marawis di Stadion Kota Bekasi,” tandasnya. (zak)











