RADARBEKASI.ID, BEKASI – Hadirnya Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola oleh BPJS Kesehatan terus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Adam Aditya Sugianto (25) adalah salah satu peserta JKN yang telah merasakan langsung manfaat dari Program JKN saat menjalani operasi sinusitis di RS Bella Bekasi.
Adam menceritakan bahwa keluhan awal yang ia rasakan bermula dari pembengkakan pada telinga kanan. Kondisi tersebut muncul beberapa bulan terakhir, terutama setelah mengalami flu yang menyebabkan lendir pada hidung tidak kunjung hilang.
“Keluhan pertama terasa pada telinga kanan saya yang membengkak. Merasa tidak nyaman, akhirnya saya berobat ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), setelah menjalani beberapa proses pemeriksaan, lalu dokter mendiagnosis bahwa saya mengalami sinusitis dan akhirnya dirujuk ke dokter THT,” ujarnya, Kamis (9/4).
Sebelum menjalani operasi, Adam sempat menjalani berbagai pengobatan awal, seperti pemberian obat-obatan serta terapi pada telinga yang membengkak, termasuk terapi sinar dan kejut listrik. Namun, setelah beberapa kali kontrol dan melakukan pemeriksaan lanjutan, dokter akhirnya menyarankan agar ia segera menjalani tindakan operasi sinus.
“Alhamdulillah operasi saya lancar, operasinya berlangsung selama dua jam, saya masuk ruang operasi jam 12.00 siang dan selesai sekitar jam 14.00. Dari awal masuk sampai selesai operasi semua berjalan baik, tidak ada hambatan yang berarti. Tahap pemulihan saya pun InsyaAllah bisa lebih cepat,” tuturnya.
Adam mengaku seluruh proses pengobatan, mulai dari pemeriksaan awal sampai tindakan operasi sinus dan obat-obatan ditanggung oleh BPJS Kesehatan tanpa biaya tambahan.
Menurut Adam, memiliki jaminan kesehatan merupakan hal yang sangat penting bagi seluruh masyarakat, karena sakit dapat terjadi kapan saja dan tidak dapat diprediksi menyerang siapa saja.
“Saya menggunakan BPJS untuk operasi sinusitis saya. Bukan cuma operasinya saja, dari awal berobat semua ditanggung BPJS tanpa ada keluar biaya sepeser pun. Awalnya saya tidak menyangka akan menjalani operasi ini, untungnya ada BPJS Kesehatan jadi saya tidak perlu khawatir dengan semua biaya-biayanya. Menurut saya perlu sih kita punya asuransi kesehatan, karena sakit tidak ada di kalender, kita tidak pernah tahu kapan sakit datang. Setidaknya kita punya pegangan yang bisa membantu kalau tiba-tiba terkena penyakit dan harus segera berobat ke rumah sakit,” katanya.
Adam berharap agar BPJS Kesehatan dapat terus mempertahankan kualitas pelayanannya yang sudah baik selama ini dan layanannya dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali, sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat perlindungan kesehatan yang merata dan berkelanjutan. (*)











