RADARBEKASI.ID, BEKASI – Rencana pembangunan SMAN 21 Kota Bekasi terus berlanjut. Proyek tersebut ditargetkan mulai dikerjakan pada Juli 2026. Kepala SMAN 21 Kota Bekasi, Aas Sutisna, Aas menjelaskan, pada tahap awal pembangunan direncanakan meliputi 12–14 ruang kelas. Gedung akan dibangun dua lantai terlebih dahulu, namun fondasi disiapkan untuk pengembangan hingga tiga lantai.
“Rencananya baru akan dibangun untuk 12-14 ruang kelas dulu, itu pun kalau tidak ada perubahan dua tingkat, walaupun nanti pondasinya disiapkan untuk 3 lantai,” ujarnya kepada Radar Bekasi, Senin (27/4/2026).
Ia menambahkan, pembangunan ditargetkan mulai Juli 2026. Tahap pertama dijadwalkan selesai pada Desember 2026 sesuai tahun anggaran.
“Terakhir yang saya dengar Juli harus sudah dimulai pembangunan dan penyelesaian tahap 1 sesuai tahun anggaran, maksimal Desember sudah harus selesai,” terangnya.
Sementara itu, Ketua RW 010 Jatiasih, Kota Bekasi, Wisnu Dwi Atmojo, menerangkan belum ada pembicaraan tindak lanjut terkait rencana pembangunan SMAN 21 Kota Bekasi di lingkungannya.
“Belum ada pembicaraan lagi, terakhir pembicaraan terkait plan pembangunan, kemudian drainase juga,” bebernya.
Wisnu mengakui, perataan tanah lahan untuk pembangunan SMAN 21 sudah dilakukan, dan itu merupakan inisiatif dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi.
“Untuk perataan lahan merupakan inisiatif dari Pemkot Bekasi,” ucapnya.
Selain itu, pihaknya juga akan mengajukan usulan terkait kompensasi bagi lingkungan maupun warga setempat, yaitu salah satunya pembenahan jalan, jika dalam proses pengerjaan menyebabkan kerusakan.
“Sifatnya pengajuan ya, jadi saya selaku RW hanya bisa mengusulkan, dan itu jika ada kerusakan saat proses pembangunan, sehingga bisa dilakukan perbaikan,” tandasnya. (dew)











