Berita Bekasi Nomor Satu

Takut Sifat Buruknya Menurun, Rina Nose Blak-blakan Pilih Childfree

Potret artis sekaligus presenter, Rina Nose. Foto: Instagram

RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Fenomena childfree atau keputusan untuk tidak memiliki anak kembali menjadi perbincangan hangat di tanah air. Setelah sebelumnya nama Gita Savitri mencuat, kini komedian dan presenter kondang Rina Nose secara terbuka membagikan sudut pandangnya yang mendalam terkait pilihan hidup tersebut.

Menikah dengan Josscy Vallazza Aartsen sejak 2019, Rina menegaskan bahwa keputusan ini bukanlah hal yang instan, melainkan hasil dari pengenalan diri yang matang.

Di usianya yang menginjak 43 tahun, Rina Nose menjelaskan bahwa pemicu utama keputusannya adalah kejujuran terhadap kondisi psikologis dan fisik pribadinya. Ia merasa perlu memahami kapasitas diri sebelum memikul tanggung jawab besar sebagai orang tua.

“Triggernya yaitu karena kesadaran itu. Udah mengenali kondisi diri sendiri. Akhirnya memutuskan kayaknya mendingan jangan deh,” ujar Rina dalam kutipan YouTube @C8Podcast, Senin (27/4/2026).

Salah satu poin paling personal yang diungkapkan Rina adalah kekhawatirannya mengenai faktor genetik. Ia mengaku memiliki ketakutan jika sifat-sifat tertentu yang ia anggap kurang menyenangkan justru menurun dan menjadi beban bagi sang anak di kemudian hari.

Rina mengaku telah melakukan simulasi pikiran yang jauh ke depan. Ia membayangkan tantangan yang akan dihadapi seorang anak ketika tumbuh dewasa di era masa depan yang semakin kompleks.

Baca Juga: Postingan Safrie Ramadan Selingkuhan Jule Soal ‘Nidurin’ Bikin Na Daehoon Ngamuk: Aku Bongkar Semuanya!

“Aku juga takut misalnya ada genetik aku, sifat yang tidak menyenangkan nanti turun ke anak,” tuturnya.

Rina mempertimbangkan bagaimana kehidupan anak tersebut di masa depan dan apakah ia sanggup menjawab segala kompleksitas pertanyaan serta kemauan sang anak nantinya.

Menyadari bahwa pilihannya di Indonesia masih dianggap tabu, Rina mengedepankan komunikasi dua arah yang intens dengan sang suami. Beruntung, Josscy memiliki pemikiran yang sejalan setelah melalui diskusi panjang.

Tantangan berikutnya adalah memberikan pengertian kepada pihak keluarga besar, terutama mertua. Rina memilih pendekatan yang lembut agar tidak ada pihak yang merasa tersinggung.

“Aku harus jelasin ini supaya enggak ngerasa ada sesuatu pihak yang enggak enak. Gimana caranya aku ngomong pelan-pelan. Aku ngobrol sama suamiku dulu dan ternyata sama dia pun akhirnya paham,” jelas artis kelahiran Bandung ini.

Bagi Rina Nose, memilih childfree adalah bentuk tanggung jawab agar tidak terjadi kesalahan pola asuh atau ketidakharmonisan di masa depan akibat ketidaksiapan mental.

Saat ini, fokus utamanya adalah merajut kebahagiaan rumah tangga yang bermakna bersama Josscy tanpa terbebani oleh ekspektasi sosial.

Keputusan Rina ini seolah memberikan perspektif baru bahwa menjadi orang tua memerlukan kesiapan yang luar biasa, dan mengakui ketidaksiapan tersebut adalah sebuah kejujuran yang patut dihargai. (mna)