RADARBEKASI.ID, BEKASI — Ancaman chikungunya mulai bikin warga Teluk Pucung waswas. Temuan jentik nyamuk disertai laporan warga yang diduga terjangkit chikungunya memaksa aparat kelurahan dan tim kesehatan turun langsung ke permukiman RW 16, Senin (18/5).
Lurah Teluk Pucung, Ismail Marjuki, mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan warga terkait dugaan kasus chikungunya di lingkungan tersebut.
“Begitu ada laporan, kami bersama lintas sektor langsung turun ke lokasi untuk memastikan penanganan dilakukan cepat,” kata Ismail.
Peninjauan lapangan itu melibatkan Puskesmas Teluk Pucung, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi, hingga Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi.
Petugas kesehatan juga mengambil sampel darah dari sejumlah warga yang diduga terpapar chikungunya guna memastikan diagnosis penyakit tersebut.
“Tim Puskesmas melakukan pengambilan sampel darah terhadap warga yang teridentifikasi diduga terkena chikungunya,” ujarnya.
Hasil pemeriksaan laboratorium nantinya akan diumumkan oleh pihak Puskesmas setelah proses uji sampel selesai dilakukan.
Ismail mengingatkan warga agar tidak lengah terhadap potensi penyebaran nyamuk penyebab penyakit. Masyarakat diminta rutin menjalankan pola hidup bersih dengan menguras dan menutup tempat penampungan air.
Ia juga meminta warga segera melapor jika menemukan gejala chikungunya maupun lingkungan yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.
“Peran warga sangat penting. Jangan tunggu banyak yang sakit baru bergerak,” tandasnya. (pay)











