Berita Bekasi Nomor Satu

Betrand Peto Pilih Tinggal Bersama Ruben Onsu, Begini Respons Sarwendah

Potret Ruben Onsu bersama sang anak, Betrand Peto. Foto: Instagram

RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Pasca perceraian Ruben Onsu dan Sarwendah yang resmi diputus pada 24 September 2024, hak asuh anak disepakati berada di tangan Sarwendah.

Setelah perpisahan tersebut, seluruh anak mereka, termasuk Betrand Peto, tinggal bersama Sarwendah di kediamannya yang berada di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan. Sementara itu, Ruben Onsu menjalani kehidupan seorang diri tanpa ditemani anak-anak di rumahnya.

Hampir satu tahun setelah perceraian terjadi, Betrand Peto atau yang akrab disapa Onyo mulai merasakan keprihatinan terhadap kondisi Ruben Onsu.

Menurutnya, situasi yang terjadi saat itu terasa kurang seimbang karena seluruh anak berada bersama Sarwendah, sedangkan Ruben harus menjalani hari-harinya seorang diri.

“Aku putuskan tinggal sama ayah karena menurutku, kemarin itu nggak adil. Karena semua anak (sama Sarwendah),” ujar Betrand Peto.

Perasaan tersebut akhirnya mendorong Onyo untuk mengambil keputusan penting. Ia memilih tinggal bersama Ruben Onsu agar sang ayah angkat tidak lagi merasa kesepian.

“Pada waktu itu bisa dibilang suasananya masih belum yang terlalu gimana (belum terlalu meruncing). Aku bilang sama ayah, ‘aku temani ayah aja di sini’,” ungkapnya.

Dalam pengakuannya, Onyo menilai keputusannya tersebut lahir dari rasa sayang dan kepedulian kepada Ruben yang saat itu tidak memiliki anak yang menemaninya di rumah.

Ia mengungkapkan bahwa pada masa awal setelah perceraian, kondisi hubungan keluarga masih relatif baik dan belum diwarnai konflik yang serius. Karena itu, ia memberanikan diri menyampaikan keinginannya kepada Ruben untuk tinggal bersamanya. Onyo bahkan secara langsung mengatakan bahwa dirinya ingin menemani sang ayah dan berada di sisinya.

Keputusan tersebut disambut dengan penuh kebahagiaan oleh Ruben Onsu. Setelah membicarakannya dengan Ruben, Onyo kemudian menyampaikan keinginannya kepada Sarwendah. Tak disangka, Sarwendah memberikan respons yang positif dan menghormati pilihan yang diambil oleh putranya tersebut.

Baca Juga: Raffi Ahmad Dikaitkan dengan Kasus Korupsi PT Blueray Cargo, Hotman Paris Langsung Turun Tangan!

“Respons bunda santai, menghormati keputusan aku sebagai etika seorang anak ketika kedua orang tuanya bercerai,” kata Betrand.

Menurut Onyo, Sarwendah menerima keputusan itu dengan sikap yang santai dan terbuka. Ia menghargai hak Betrand untuk menentukan pilihan, terutama dalam situasi ketika kedua orang tuanya telah berpisah. Sikap tersebut membuat proses perpindahan tempat tinggal Onyo berlangsung tanpa hambatan berarti.

Namun, dalam beberapa waktu terakhir, hubungan antara Ruben Onsu dan Sarwendah dikabarkan mulai mengalami ketegangan. Konflik tersebut muncul setelah Ruben merasa kesulitan untuk bertemu dan berinteraksi dengan anak-anaknya. Ia menganggap akses untuk menjalin komunikasi dan kebersamaan dengan anak-anak tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Situasi yang memanas itu kemudian berdampak pada sejumlah keputusan penting. Salah satunya adalah langkah Ruben Onsu yang dikabarkan menghentikan sementara pemberian nafkah kepada anak-anaknya.

Nilai nafkah tersebut disebut-sebut mencapai lebih dari Rp200 juta per bulan. Langkah itu diambil dengan harapan agar permasalahan yang terjadi dapat segera diselesaikan dan dirinya kembali memperoleh akses yang lebih mudah untuk bertemu dengan anak-anak.

Ketegangan antara mantan pasangan tersebut semakin menjadi sorotan publik setelah muncul dugaan bahwa Sarwendah melontarkan kata-kata bernada kasar saat melakukan siaran langsung di media sosial. Ucapan tersebut diduga ditujukan kepada Ruben Onsu, sehingga memicu berbagai spekulasi dan perbincangan di kalangan warganet.

Hingga kini, dinamika hubungan Ruben Onsu dan Sarwendah masih menjadi perhatian publik. Meski demikian, keputusan Betrand Peto untuk tinggal bersama Ruben menunjukkan bahwa dirinya berusaha menjaga hubungan baik dengan kedua orang tua serta memberikan dukungan kepada sang ayah di tengah situasi keluarga yang tidak mudah. (mna)