RADARBEKASI.ID, BEKASI – Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bekasi, Anjar Budiono, mengonfirmasi telah menerima laporan dari empat perempuan yang mengaku mengalami dugaan pelecehan seksual secara verbal yang diduga dilakukan Kepala Satpol PP Kota Bekasi berinisial NS.
”Iya, sudah ada. Jadi, ada empat orang wanita yang merasa menjadi korban dan sudah melaporkan hal tersebut ke BKPSDM,” ujar Anjar di Pemkot Bekasi Senin (6/7).
Anjar mengatakan laporan tersebut akan segera ditindaklanjuti sesuai prosedur. Dalam waktu dekat, BKPSDM juga akan memanggil seluruh pihak yang berkaitan untuk dimintai klarifikasi.
“Nanti, laporan ini akan segera kami tindak lanjuti dan saat ini sedang dalam proses. Kami juga akan memanggil semua pihak terkait untuk dimintai klarifikasi,” kata Anjar.
“Sejauh ini, laporan baru masuk dari pihak korban saja. Nanti, kepala satuannya juga akan kami panggil untuk klarifikasi. Kita akan sesuaikan semuanya dengan agenda dan jadwal kita untuk mengklarifikasi seluruh pihak, dan hasilnya nanti akan kami infokan,” tambahnya.
Ia menegaskan sanksi akan diberikan apabila hasil pemeriksaan bersama Inspektorat menemukan adanya pelanggaran disiplin atau pelanggaran lainnya sesuai ketentuan yang berlaku.
BACA JUGA: Pemkot Bekasi Segera Panggil Kasatpol PP, Klarifikasi Dugaan Pelecehan
“Kalau terbukti bersalah, tentu akan ada sanksinya. Kemudian mengenai berapa lama waktu pengurusannya sampai keluar hasil, saat ini belum bisa dipastikan karena kasus ini masih dalam tahap penyelidikan,” ungkapnya.
Meski demikian, Anjar belum dapat memastikan kapan hasil penanganan kasus tersebut akan diumumkan. Menurutnya, seluruh proses harus berjalan sesuai mekanisme yang berlaku.
“Kami memahami publik membutuhkan kepastian hukum dan kejelasan, maka dari itu saya sampaikan bahwa ini masih berproses. Kami belum bisa berasumsi mengenai rentang waktunya, tetapi yang pasti tetap dilaksanakan. Nanti, kami juga akan bergabung dengan pihak Inspektorat karena Surat Perintah (SP)-nya kan diturunkan dari Pak Sekda,” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, Kepala Satpol PP Kota Bekasi, NS, membantah tegas tudingan yang mengaitkan dirinya dengan dugaan pelecehan seksual verbal terhadap seorang anggota Satpol PP wanita. (zak)











