RADARBEKASI.ID, BEKASI – Kompetisi padel pertama berskala regional di Kota Bekasi resmi bergulir. Setelah berhasil mencetak 18 atlet bersertifikat Patriot, Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) Kota Bekasi membuka Patriot Padel Series 2026, liga antarklub yang digelar dalam delapan seri sebagai langkah membangun ekosistem kompetisi sekaligus mempercepat pembinaan atlet.
Seri perdana berlangsung di Deserve Social Club, Sabtu (4/7), dan diikuti delapan klub asal Kota Bekasi serta satu tim junior binaan PBPI Kota Bekasi bernama Patriot Muda. Kompetisi akan menggunakan format sirkuit yang berpindah ke delapan venue berbeda sepanjang musim.
Ketua PBPI Kota Bekasi, Andibachtiar Yusuf, mengatakan format liga sengaja mengadopsi konsep kompetisi sepak bola Inggris pada masa awal pembentukannya, yakni melibatkan komunitas yang memiliki kandang (home ground) sebagai basis pengembangan klub.
“Kami mengadaptasi apa yang dilakukan FA pada awal bergulirnya FA Cup maupun Liga Inggris. Venue kami dorong membentuk klub berbasis komunitas yang mereka miliki agar pembinaan atlet tumbuh dari komunitas,” ujarnya.
Sepanjang kompetisi, setiap tim akan saling bertemu dua kali. Masing-masing klub menurunkan empat pasangan atlet, terdiri atas dua ganda putra dan dua ganda putri. Untuk memastikan selalu ada pemenang, PBPI menerapkan sistem poin berbeda pada setiap partai.
Direktur Kompetisi PBPI Kota Bekasi, Luthfi Fawwaz, menjelaskan ganda putra pertama serta dua partai ganda putri masing-masing bernilai dua poin, sedangkan ganda putra kedua sebagai partai penutup bernilai tiga poin.
“Pembobotan ini membuat total poin menjadi ganjil sehingga setiap pertandingan dipastikan menghasilkan pemenang,” kata Luthfi.
Patriot Padel Series juga menjadi kompetisi pertama di luar agenda resmi PBPI Nasional yang menggunakan format Open Category, sehingga seluruh pemain, mulai level beginner, bronze hingga gold, dapat saling berhadapan dalam satu kompetisi.
Menurut Luthfi, seluruh peserta dianggap memulai dari titik yang sama. Sistem pemeringkatan baru akan diterapkan pada musim berikutnya setelah data performa pemain terkumpul sepanjang kompetisi perdana.
“Kami menganggap semua pemain memulai dari nol. Musim berikutnya baru akan diterapkan sistem kategori berdasarkan peringkat yang terbentuk dari hasil kompetisi ini,” ujarnya.
Partai pembuka langsung menghadirkan laga sengit bertajuk Derby LRT antara tuan rumah Deserve Social Club melawan Padel Grande. Meski Padel Grande sukses menyapu dua partai ganda putra, termasuk mengalahkan pasangan atlet nasional Raziv Bancin/Ridwan Nulloh lewat kemenangan dua set langsung, Deserve Social Club mampu membalas dengan merebut dua partai ganda putri.
Berkat sistem pembobotan poin, Deserve Social Club akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 5-4.
Patriot Padel Series menggunakan regulasi standar Federasi Internasional Padel (FIP). Setiap gim dimainkan dengan sistem race to four, dilanjutkan maksimal dua kali deuce sebelum memasuki deciding point (golden point). Pertandingan menggunakan format best of three set, sedangkan jika kedudukan imbang akan ditentukan melalui super tie-break hingga 10 poin atau selisih dua angka.(sur)











