Berita Bekasi Nomor Satu

Pulang Haji, SOHIB Bekasi Timur Rawat Silaturahmi

FOTO BERSAMA; Sejumlah anggota solidaritas haji mandiri kota Bekasi (SIHIB) Kecamatan Bekasi Timur Foto bersama usai kegiatan silaturahmi, kemarin.

RADARBEKASI.ID, BEKASIRangkaian ibadah haji telah usai. Namun, bagi para jemaah haji mandiri Kota Bekasi, perjalanan spiritual ke Tanah Suci justru menjadi awal untuk membangun ikatan persaudaraan yang lebih kuat.

Suasana penuh keakraban terlihat dalam kegiatan silaturahmi Solidaritas Haji Mandiri Kota Bekasi (SOHIB) yang digelar di Masjid Amar Makruf, Kompleks AURI, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. Para jemaah yang sebelumnya bersama-sama menunaikan ibadah haji pada 2026 itu kembali berkumpul, berbagi cerita, dan mengenang pengalaman selama berada di Tanah Suci.

Satu per satu cerita perjalanan spiritual mengalir dalam pertemuan tersebut. Mulai dari pengalaman menjalani rangkaian ibadah, perjuangan menghadapi cuaca panas, hingga kisah-kisah haru ketika berada di Makkah dan Madinah.

Pertemuan itu seolah membawa kembali ingatan para jemaah pada suasana Tanah Suci. Meski tidak lagi berada di antara jutaan jemaah dari berbagai penjuru dunia, rasa persaudaraan yang tumbuh selama proses persiapan hingga pelaksanaan ibadah haji tetap terasa.

Ketua Solidaritas Haji Mandiri Kota Bekasi, Miftakhul Khoir, mengatakan silaturahmi antarsesama jemaah haji mandiri harus terus dirawat meskipun seluruh rangkaian ibadah haji telah selesai.

Menurutnya, hubungan persaudaraan tersebut tidak muncul secara tiba-tiba. Ikatan itu telah terbentuk sejak para jemaah mengikuti kegiatan manasik haji hingga akhirnya bersama-sama berangkat ke Tanah Suci.

Baca Juga: 100 Hari Tragedi Kecelakaan Kereta Bekasi Timur, Realisasi Santunan Gubernur Jabar Belum Merata

“Terus kita jaga, kita rawat silaturahmi ini,” kata Miftakhul Khoir dalam kegiatan tersebut.

Ia mengatakan, SOHIB tidak hanya menjadi wadah berkumpul bagi para alumni jemaah haji mandiri. Ke depan, berbagai kegiatan akan dilakukan, mulai dari bimbingan bagi calon jemaah haji yang akan berangkat pada tahun berikutnya, kegiatan silaturahmi, hingga kegiatan keagamaan.

Miftakhul berharap keberadaan SOHIB dapat memberikan manfaat yang lebih luas, tidak hanya bagi para alumni jemaah haji, tetapi juga bagi pemerintah dan masyarakat Kota Bekasi.

“Kita ingin SOHIB ini terus berkembang dan memberikan manfaat. Bukan hanya untuk sesama jemaah haji mandiri, tetapi juga untuk masyarakat dan pemerintah Kota Bekasi,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Jemaah Haji Mandiri Kecamatan Bekasi Timur, Kiyanto, berharap kegiatan silaturahmi tersebut dapat dilakukan secara rutin, setidaknya satu bulan sekali.

Menurutnya, menjaga silaturahmi merupakan bagian penting dalam kehidupan umat Islam. Pertemuan rutin juga dapat menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan setelah para jemaah kembali dari Tanah Suci.

“Dalam Islam pun dianjurkan untuk selalu bersilaturahmi. Semoga kegiatan ini menguatkan sesama muslim, khususnya para alumni jemaah haji mandiri Bekasi,” tandasnya.(pay)