RADARBEKASI.ID, BEKASI – Laporan warga terkait saluran drainase terbuka di Kelurahan Jatimakmur, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, tak kunjung mendapat tindak lanjut sejak Februari 2026. Khawatir kembali memakan korban, warga akhirnya berinisiatif menutup saluran tersebut secara swadaya menggunakan bambu.
Warga Jatimakmur, AR, mengatakan kondisi drainase tanpa penutup tersebut dinilai membahayakan keselamatan warga, terutama anak-anak yang beraktivitas di sekitar lokasi.
Aduan mengenai kondisi saluran itu, kata dia, telah disampaikan sejak Februari lalu. Namun hingga kini belum ada perbaikan maupun penanganan dari pemerintah.
“Namun, hingga kini aduan kita belum mendapatkan tindak lanjut terkait laporan yang kita layangkan,” kata AR.
Kekhawatiran warga bukan tanpa alasan. Saluran terbuka tersebut sebelumnya dilaporkan telah menyebabkan seorang anak terjatuh ke dalam got karena tidak adanya penutup.
Kondisi itu membuat warga memilih mengambil langkah sementara sembari menunggu penanganan pemerintah. Dengan swadaya, warga memasang penutup berbahan bambu untuk mengurangi risiko warga, khususnya anak-anak, kembali terperosok ke dalam saluran.
“Karena khawatir kejadian serupa kembali terjadi, warga akhirnya memilih untuk tidak hanya menunggu dari Pemkot Bekasi. Dengan inisiatif dan swadaya, warga membuat penutup saluran menggunakan bambu,” ujarnya.
Meski hanya bersifat sementara, penutup tersebut diharapkan dapat meminimalisasi potensi kecelakaan hingga saluran diperbaiki secara permanen.
Sementara itu, Lurah Jatimakmur Zaenal Arifin mengaku belum menerima informasi mengenai aduan tersebut. Dia memastikan akan menindaklanjutinya dengan menerjunkan aparatur kelurahan untuk mengecek langsung kondisi di lapangan.
“Saya akan instruksikan aparatur saya. Karena saya belum pernah ada laporan terkait aduan warga. Apakah di RW 08 atau RW 07, saya akan memastikan itu,” tukasnya.
Warga berharap Pemkot Bekasi segera merespons persoalan tersebut dengan memperbaiki saluran secara permanen. Selain mengatasi kerusakan, penanganan juga dinilai penting untuk memastikan tidak ada lagi saluran terbuka yang membahayakan keselamatan masyarakat. (pay)









