RADARBEKASI.ID,BEKASI- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi mendukung adanya langkah antisipasi dari pemerintah daerah perihal dampak sebaran abu vulkanik Anak Gunung Krakatau.
Pasalnya warga di Jabodetabek mendapati adanya sebaran abu vulkanik ke rumah-rumah hingga tempat terbuka lainnya.
“Kami mendukung langkah-langkah nyata informasi untuk masyarakat perihal antisipasi keadaan seperti ini. Harapan kami biar masyarakat bisa mencermati dan mengikuti apa yang sudah pemerintah daerah anjurkan,” ujar Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Ade Sukron Hanas, kepada Radar Bekasi.
Perihal imbauan untuk pemerintah daerah melalui kecamatan maupun desa/kelurahan menyediakan masker bagi masyarakat, politikus Partai Golkar itu menegaskan, akan memantau kondisi kedepannya. Tentunya, apabila ini berkelanjutan di Kabupaten Bekasi penyediaan masker diperlukan untuk masyarakat.
“Kita akan pantau kondisi kedepan, ya mudah-mudahan ini tidak berkelanjutan. Tapi apapun semua kita perlu antisipasi sampai kepada hal-hal yang diperlukan, seumpamanya sekarang ini kita tahu anjuran aktivitas di luar gedung harus sudah menggunakan masker dan segala macam, ini juga perlu menjadi perhatian,” ungkapnya.
Terlebih, kata Ade, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, juga sudah menyampaikan kepada Dinas Pendidikan masing-masing kabupaten/kota untuk memantau dan melakukan terus monitoring kondisi di wilayah masing-masing, terutama di Kabupaten Bekasi. Wakil rakyat dari arena tarung Dapil V Kabupaten Bekasi ini sangat berharap, kondisi di Bekasi bisa kondusif.
“Mudah-mudahan saja kondisi di Bekasi bisa kondusif, walaupun memang diperlukan langkah-langkah yang lebih untuk penanganan abu vulkanik ini saya kira Dinas Pendidikan juga perlu mengambil sikap yang bisa diperuntukkan untuk kebaikan masyarakat semuanya,” katanya.
“Kita baru kontak-kontakan secara informal dengan lembaga-lembaga terkait, mudah-mudahan saja ini (sebaran abu vulkanik) tidak berlanjut. Tapi apapun kedepan kita siap dan kita perlu melakukan tindakan-tindakan untuk mengantisipasi hal-hal yang terjadi kedepannya,” sambungnya.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak abu vulkanik dari aktivitas gunung berapi. Langkah mitigasi dinilai penting untuk melindungi kesehatan masyarakat serta menjaga keselamatan dan kelancaran aktivitas sehari-hari.
Selain itu BPBD Kabupaten Bekasi juga menyediakan layanan pengaduan dan informasi melalui Pusdalops BPBD Kabupaten Bekasi di nomor WhatsApp 0812-1907-1900 untuk laporan kejadian darurat maupun kebutuhan informasi terkait kebencanaan. (pra)











