RADARBEKASI.ID,BEKASI- Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Siti Qomariyah, mengajak generasi muda di Kabupaten Bekasi bisa ikut andil melestarikan seni budaya di tengah era digital dan modernisasi saat ini. Salah satunya pencak silat yang menjadi seni dan budaya turun temurun yang harus dilestarikan.
Hal itu sempat disampaikan dewan yang akrab disapa Siqom itu saat kegiatan sapa warga berbasis budaya, yang berlangsung di Sanggar Guna Wijaya, Desa Pasir Tanjung, Sabtu (12/9/26) lalu.
“Kesenian budaya yang sudah ada harus kita lestarikan, harus ada inovasi untuk menarik minat para generasi muda, yang penting tidak menghalangi jejak yang ada, karakter yang ada,” ujar Siqom, kepada Radar Bekasi, Selasa (15/9/26).
Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Bekasi itu menyampaikan, kegiatan sapa warga berbasis budaya ini dilaksanakan setiap tiga bulan sekali. Tujuannya kata Siqom, untuk mengangkat budaya lokal, serta menjaga tradisi seni budaya jangan sampai tergerus zaman. Sebagai wakil rakyat dari arena tarung Dapil Jabar X Kabupaten Bekasi, dia menegaskan, bagaimana padepokan yang berada di wilayahnya itu terus berkembang.
“Kami fokus agar padepokan-padepokan yang ada di Kabupaten Bekasi terus berkembang dan mandiri. Kalau badan sehat pikirannya pun pasti waras,” katanya.
Siqom juga menyarankan perlunya inovasi dan kolaborasi agar seni budaya bisa terus dilestarikan. “Jadi gerakannya harus dikembangkan agar menarik, yang penting tidak meninggalkan nilai tradisi asli,” ungkapnya.
Ia mengatakan, untuk memperluas jangkauan, anak didik dapat diikutsertakan ketika ada event-event antar padepokan, bahkan hingga tingkat nasional. “Jadi jangan hanya sekadar latihan-latihan saja. Karena dengan sering mengikuti event, itu memberikan inovasi buat anak-anak, ada tantangan,” katanya.
Pada kesempatan ini, dirinya pun mendorong, agar setiap padepokan membuat website untuk memasarkan karya anak didiknya. “Buka website jual barang, seragam, agar setiap padepokan punya khas dengan memanfaatkan zaman digitalisasi ini. Jangan terlalu membebani anak didik, makanya harus diajari cara berbisnis yang baik juga,” ucapnya. (adv/pra)











