Berita Bekasi Nomor Satu

Pelototi Pelaksanaan Pilkades Serentak, DPRD Tekankan Panitia Profesional

Ridwan Arifin (Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bekasi)

RADARBEKASI.ID,BEKASI Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bekasi, Ridwan Arifin berharap pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Bekasi yang akan berlangsung Minggu, 20 September 2026 betul-betul berkualitas.

Pertama, ia mengingatkan potensi gesekan di lapangan bisa diantisipasi, baik oleh pendukung calon hingga aparat keamanan. Apapun hasilnya, calon maupun para pendukung harus bisa menerima, siap menang dan siap kalah.

Kedua, ia menekankan kepada seluruh panitia Pilkades di 154 desa untuk selalu profesional dan menjaga kredibilitas dan independensi. “Panitia ini harus betul-betul bekerja dengan baik. Karena panitia ini menjadi sangat penting mengingat tidak ada Bawaslu, dan juga harus bersinergi dengan BPD sebagai pengawas. Panitia ini sangat bertanggung jawab terhadap keberhasilan pelaksanaan Pilkades,” ujar pria yang akrab disapa Iwang itu, Kamis (17/9).

Ketiga Iwang juga menyinggung soal money politic yang masih kerap terjadi pada proses pemilihan, dan meminta kepada seluruh calon dan simpatisan tidak menggunakan praktik kotor tersebut.

”Saya mengajak kepada seluruh calon dan simpatisan untuk tidak menggunakan praktik money politic, atau memilih karena alasan uang. Tapi tetap mengedepankan rekam jejak, mengedepankan baik buruk, track record, dan ukuran-ukuran untuk memilih pemimpin delapan tahun kedepan,” katanya.

Keempat, politikus Partai Gerindra ini menegaskan, semua tujuan demokrasi adalah kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, demokrasi ini kegiatan yang datang berkala, namun kerukunan, kesejahteraan masyarakat, itu menjadi impian semua.

“Terkait Pilkades hari ini kendaraan kita sebagai alat mencapai tujuan, yang paling penting adalah kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Dari sisi keamanan dan anggaran, Iwang memastikan, Pemda bekerjasama dengan DPRD sudah merancang anggaran keamanan, anggaran per TPS, serta untuk kegiatan Pilkades di 154 desa. Sejauh ini pihaknya mengklaim sudah terealisasi dengan baik.

“Saya pikir semua sudah bagus, sudah baik, tinggal di sempurnakan saja. Dan titik-titik rawan saya pikir sudah ada mitigasi dari teman-teman keamanan. Tinggal semua kerjasama, koordinasi, dari panitia Pilkades, calon, pendukung, aparat keamanan, supaya demokrasi ini berjalan baik,” jelasnya. (pra)