RADARBEKASI.ID, BEKASI – Aktivitas pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang Taman Bahagia, RW 017, Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, dikeluhkan warga karena dinilai mengganggu akses dan aktivitas pengendara yang melintas.
Menindaklanjuti aduan tersebut, Lurah Duren Jaya Yahya Rachmansyah Lubis bersama jajarannya turun langsung ke lokasi dan menegur para pedagang. Pemantauan di lapangan membenarkan adanya aktivitas PKL yang menggunakan bahu jalan untuk berjualan.
Yahya mengatakan, aktivitas pedagang tersebut tidak berlangsung setiap hari. Namun, keberadaannya tetap dinilai mengganggu ketertiban karena berjualan di area yang bukan diperuntukkan bagi aktivitas perdagangan.
“Memang PKL-nya itu berjualan tidak setiap hari. Melainkan seminggu sekali dengan kelompok pasar malam,” kata Yahya.
Menurut dia, persoalan muncul setelah durasi berjualan bertambah. Dari yang semula hanya satu hari dalam sepekan, pedagang kemudian berjualan hingga dua hari.
Kondisi tersebut diperparah dengan tidak adanya izin dari pengurus RW setempat. Karena itu, pihak kelurahan meminta para pedagang, baik penjual pakaian maupun makanan, menghentikan aktivitas berjualan di lokasi tersebut.
“Makanya kita tegur untuk tidak berjualan lagi, baik PKL yang berjualan baju maupun makanan. Kita akan stop agar tidak mengganggu ketertiban umum,” ujarnya.
Yahya menegaskan, penertiban dilakukan untuk memastikan bahu jalan dan akses pedestrian tetap dapat digunakan warga. Aktivitas perdagangan tidak boleh mengorbankan ruang publik dan kelancaran mobilitas masyarakat.
Untuk mencegah aktivitas PKL kembali menjamur, Kelurahan Duren Jaya akan meningkatkan pemantauan dengan melibatkan Linmas, aparatur Kecamatan Bekasi Timur, Satpol PP, LPM, BKM, serta pengurus RT dan RW.
“Kita akan kolaborasi melaksanakan giat pemantauan sekaligus memberikan imbauan secara humanis kepada para pedagang kaki lima,” katanya.
Namun, Yahya menegaskan pendekatan persuasif tidak berarti membiarkan pelanggaran berulang. Jika pedagang tetap membandel, penertiban akan dilakukan.
“Jika masih bersikeras berjualan, akan kita ambil tindakan tegas. Kita akan tertibkan karena lokasi tersebut bukan untuk berjualan,” tandasnya.(pay)











