RADARBEKASI.ID, BEKASI – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi mengangkut sekitar 700 kilogram bangkai ikan sapu-sapu yang mati massal di Kali Bekasi, Kampung Poncol, Jakasetia, Sabtu (17/10). Petugas menyisir aliran sungai menggunakan dua kapal listrik Sea Hamster, terutama di sekitar Jembatan Kemang Pratama.
Kepala DLH Kota Bekasi Kiswatiningsih mengatakan, penanganan dilakukan untuk mengurangi dampak bau tidak sedap yang dikeluhkan masyarakat sekaligus menjaga kondisi lingkungan sungai.
“Penelusuran masih dilakukan dan kami menunggu hasil pengujian laboratorium agar tindak lanjut didasarkan pada data yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya, Senin (19/10).
DLH juga menelusuri dugaan pencemaran di daerah aliran sungai (DAS) Kali Bekasi. Penindakan lebih lanjut menunggu hasil pengujian sampel air.
Sementara itu, Ketua Komunitas Peduli Sungai Cileungsi-Cikeas (KP2C), Puarman, mengapresiasi langkah DLH menangani temuan tersebut.“Kami mengapresiasi Tim DLH Kota Bekasi dalam menangani temuan ikan sapu-sapu mati massal di Kali Bekasi,” ungkap Puarman. (rez)











