Berita UtamaPendidikan

Persiapan Harus Jauh Hari

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Persiapan harus dilakukan sejak jauh hari oleh Pemerintah Kota Bekasi jika ingin kembali mengizinkan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka mulai Juli 2021. Dengan demikian,

KBM
ILUSTRASI: Petugas membersihkan meja di ruangan kelas saat persiapan KBM tatap muka di SMPN 2 Kota Bekasi, beberapa waktu lalu. Persiapan harus dilakukan sejak jauh hari oleh Pemerintah Kota Bekasi jika ingin kembali mengizinkan KBM tatap muka mulai Juli 2021. RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI

pelaksanaannya nanti dapat berjalan secara maksimal.

Diketahui, Presiden Joko Widodo menargetkan, vaksinasi terhadap tenaga pendidik atau guru selesai pada Juni 2021. Jika target tersebut tercapai, maka kegiatan belajar mengajar secara tatap muka dapat dimulai kembali pada Juli atau awal semester kedua tahun ajaran 2020/2021.

Anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi Fraksi PDI Perjuangan Heri Purnomo mengatakan, pemerintah daerah harus kembali mulai melakukan persiapan apabila Kota Bekasi ingin membuka KBM tatap muka mulai Juli 2021.

“Segala sesuatu harus disiapkan seperti infrastruktur dan kesehatan, jika memang memiliki rencana untuk dibukanya sekolah pada Juli tahun ini,” katanya kepada Radar Bekasi, Minggu (28/2).

Pemerintah pusat sudah melakukan persiapan dengan memberikan vaksinasi kepada tenaga pengajar. Menurutnya, hal ini merupakan suatu langkah yang baik.

Lebih lanjut Heri menyampaikan, pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Pendidikan juga harus melakukan evaluasi secara menyeluruh dari simulasi KBM tatap muka yang pernah dilakukan.

“Kekurangan yang kemarin dapat dilakukan evaluasi, biar yang kurang-kurang dapat diperbaiki sekarang,” katanya.

Heri menegaskan, evaluasi dan pesiapan sebaiknya dilakukan sejak jauh-jauh hari. Dengan begitu, rencana KBM tatap muka mulai tahun ajaran baru 2021/2022 dapat dilakukan dengan maksimal.

“Evaluasi dan persiapannya harus dilakukan saat ini, jangan ngulur-ngulur waktu. Harus tahu apa saja yang mesti disiapkan,” terangnya.

Kepala SDN Jatimekar II Kota Bekasi Burhanudin mengungkapkan, mengaku siap jika KBM tatap muka dilaksanakan mulai Juli 2021. “Kami siap sebagai pelayanan masyarakat yang disiapkan untuk memberikan pendidikan yang maksimal kepada siswa,” ucapnya.

Selain protokol kesehatan yang disiapkan sekolah, kata dia, Disdik harus melakukan sosialisasi cara efekif KBM tatap muka yang aman di masa pandemi Covid-19. Lalu ada komunikasi dan koordinasi yang baik di lapangan.

“Disdik perlu melakukan sosialisasi secara efektif untuk sekolah, bagaimana KBM yang aman. Lalu bagaimana cara memulai KBM dengan baik, agar tidak ada kesalahan dalam pelaksanannya,” tuturnya.

Kepala SMP PGRI 2 Kota Bekasi Ma’mun Murod mengatakan, banyak orangtua yang sangat menginginkan anaknya untuk melakukan KBM tatap muka. Ia mengaku senang pernyataan Presiden Jokowi yang menargetkan KBM tatap muka dapat dimulai Juli setelah seluruh guru divaksin.

“Senang sebenarnya dengar statment presiden, karena kami guru dan orangtua sangat menginginkan belajar seperti biasa. Tapi kami tidak bisa melaksanakannya karena belum ada perintah dari Pemda atau Disdik,”ujarnya.

Satuan pendidikan membutuhkan arahan dari Disdik agar tidak ada kesalahan dalam pelaksanaan KBM tatap muka. “Disdik harus memberikan arahan bagaimana sekolah dapat memulai KBM tatap muka dengan baik, sehingga dalam pelaksananya tidak ada kesalahan,” tukasnya. (dew)

Related Articles

Back to top button