BEKACITIZENOpini

Mendambakan Syafaat Rasulullah SAW

Oleh : Achmad Muwafi, Lc, Kepala SDIT Baitul Halim Tambun Bekasi

RADARBEKASI.ID, BEKASI – SYAFAAT dapat diartikan sebagai pertolongan atau bantuan yang diberikan kepada orang lain yang mengharapkan pertolongannya. Syafaat merupakan nikmat Allah swt yang sangat besar, dan hanya kepada orang-orang yang diridhai dan mendapatkan izin dari Allah swt saja yang berhak untuk mendapatkan syafaat.

Allah swt berfirman, “Pada hari itu tidaklah bermanfaat syafaat kecuali bagi pihak yang diizinkan oleh Ar-Rahman (Allah) dan Dia meridhai ucapannya.” (QS. Thoha: 109)

Setiap orang yang beriman pasti mendambakan pertolongan (syafaat) Rasulullah saw di hari kiamat kelak. Karena pada hari itu tidak ada pertolongan selain dari Allah swt, dan Allah swt telah mengizinkan kepada kekasih-Nya yaitu Nabi Muhammad saw untuk memberikan syafaat kepada siapapun yang dikehendaki-Nya.

Menurut para Ulama bahwa syafaat oleh Nabi Muhammad saw kepada umatnya terdiri dari beberapa macam, diantaranya adalah pertolongan dan bantuan dari Nabi Muhammad saw kepada suatu kaum yang masuk ke dalam surga tanpa hisab (perhitungan), syafaat Nabi Muhammad saw kepada umatnya yang masuk neraka lalu mereka selamat, syafaat Nabi Muhammad saw kepada umatnya yang berdosa dan telah masuk neraka lalu mereka dikeluarkan dari neraka, serta syafaat Nabi Muhammad saw kepada umatnya para penghuni surga untuk meninggikan derajat mereka.

Nabi Muhammad saw pernah ditanya oleh Abu Hurairah ra, Ya Rasulullah, siapakah orang yang paling berbahagia dengan syafaatmu besok pada hari kiamat? Beliau saw bersabda, “Sungguh aku telah mengira, wahai Abu Hurairah, hendakah jangan ada sesorang yang lebih dahulu dari kamu menanyakan tentang hadist ini, karena aku memang melihat keinginanmu yang keras untuk mendapatkan hadist, “Orang yang paling bahagia dengan syafaatku besok pada hari kiamat adalah orang yang mengucapkan ‘La Ilaha Illallah’ dengan ikhlas dari hatinya atau dirinya.” Hadist ini diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari.

Nabi Muhammad saw juga bersabda bahwa orang yang gemar membaca shalawat adalah orang paling berhak untuk mendapatkan syafaatnya.  Dari Ibnu Mas’ud ra, bahwasannya Nabi Muhammad saw bersabda, “Orang yang paling berhak mendapatkan syafaatku nanti pada hari kiamat adalah orang yang paling banyak bershalawat kepadaku.” (HR. At-Tirmidzi)

Imam Al-Baihaqi meriwayatkan, bahwa Nabi Muhammad saw bersabda, “Perbanyaklah kalian bershalawat untukku pada hari Jumat dan malam hariya. Barangsiapa yang mengerjakan hal tersebut, aku akan menjadi saksi dan pemberi syfaaat baginya pad hari kiamat.

Sesungguhnya Allah swt dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman bershalawatlah kalian untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya. (*)

 

 

 

 

 

Related Articles

Back to top button