Puluhan Peserta Meriahkan Imtihan Tahfidzul Quran

FOTO BERSAMA : Sejumlah santri dan pengurus LDII Bekasi Utara saat foto bersama usai kegiatan Imtihan Tahfidzul Quran, kemarin. ISTIMEWA/RADAR BEKASI
FOTO BERSAMA : Sejumlah santri dan pengurus LDII Bekasi Utara saat foto bersama usai kegiatan Imtihan Tahfidzul Quran, kemarin. ISTIMEWA/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kecamatan Bekasi Utara menggelar imtihan atau ujian Tahfidzul Quran Halaqoh Baitul Aziz Tahun 2021, Juz 1,26,27,28,29 dan 30, pada Minggu (26/12) kemarin. Adapun acara ini berlangsung di Masjid Baitul Aziz, Teluk Pucung, Bekasi Utara, Kota Bekasi.

Sebanyak 36 santriwan dan santriwati LDII wilayah Bekasi Utara berusaha menjadi yang terbaik. Dewan Pembina PC LDII Bekasi Utara, KH. Alamsyah mengaku bersyukur dengan adanya kegiatan Tahfidzul Quran ini.


“Jadi, selama ini kegiatan berkumpulnya para tahfidz kita ini bisa mensukseskan program Tahfidzul Al Quran. Dan ini diyakininya sekali akan memberi kontribusi positif, khususnya bagi kebaikan akhlak generasi penerus yang profesional dan religius di tingkatkan mereka masing-masing,” ungkapnya dihadapan para peserta, Minggu (26/12).

Dia mengharapkan, generasi LDII terus bisa berkesinambungan dan program ini terus berjalan. “Tujuan ini semua adalah  untuk mencetak generasi hafidz Qur’an alim faqih serta akhlaqul karimah,” imbuhnya.


Senada, Ketua PC LDII Bekasi Utara Tugiyono menjelaskan, dari kegiatan ini tujuan utamanya mencetak generasi qurani, yakni generasi pecinta Alquran yang mempelajari, menghafal, memahami isinya, dan tentunya melaksanakan ajaran yang terkandung dari Al-Quran tersebut.

“Imtihan Juz 1,26,27,28,29 dan 30 Tahfidzul Quran ini adalah sebuah kegiatan pengujian atau pengetesan para santriwan – santriwati yang telah mencapai target hafalannya yang berada dibawah pembinaan PC LDII Bekasi Utara,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Program Halaqoh Baitul Aziz LDII Bekasi Utara, Ustaz Qomari mengharapkan, para generasi penerus LDII bisa melahirkan penghafal Quran yang baik. Selain itu, dia berharap kegiatan ini menjadi agenda setiap tahun, bahkan 1 tahun bisa 2 kali pelaksanaan tergantung hafalan dari para santri.

“Semoga melalui Imtihan dapat lahir Tahfidz Alquran yang handal. Ini sebagaimana visi LDII untuk mewujudkan generasi muda profesional religius,” tandasnya. (mhf/pms)