Korban Perkelahian di THM, Ditemukan Mengambang

EVAKUASI JENAZAH : Sejumlah relawan mengevakuasi jenazah korban yang terlibat perkelahian, di Sungai Kalimalang, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Senin (27/12). ARIESANT/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, TAMBUN SELATAN – Seorang remaja berinisial KS alias Tato (25), yang diduga terlibat perkelahian di salah satu Tempat Hiburan Malam (THM), jasadnya ditemukan di Sungai Kalimalang, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Senin (27/12).

Warga Kampung Kalijambe RT 05/03, Desa Lambangsari, Kecamatan Tambun Selatan itu, tewas tenggelam di aliran Sungai Kali Malang, Minggu (26/12) malam.


Korban dinyatakan hilang dan tenggelam di aliran Kalimalang di Jembatan Empat, Kampung Jatimulya, Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

Menurut saksi di lokasi, sebelumnya korban bersama empat orang lainnya, terlibat perkelahian di salah satu THM yang berada tak jauh dari lokasi korban dinyatakan tenggelam.


“Dari laporan yang kami terima, ada lima orang terlibat perkelahian di THM, tiga orang kabur, dua lagi loncat ke Sungai Kalimalang. Namun satu orang berhasil diselamatkan warga, dan korban itu dinyatakan tenggelam,” beber salah satu tim relawan pencarian korban, Abdul Latif, kepada Radar Bekasi, Senin (26/12).

Kata Latif, tim SAR gabungan yang terjun ke lokasi pencarian korban, mengalami kendala. Sebab, korban yang sudah tenggelam 24 jam, ditambah guyuran hujan, membuat arus aliran Sungai Kalimalang, cukup deras, sehingga menyulitkan proses pencarian.

“Korban sudah tenggelam hampir 24 jam, juga pada waktu kejadian, itu turun hujan, dan arusnya cukup deras,” beber Latif.

Setelah kurang lebih 17 jam, tim SAR gabungan, melakukan pencarian dengan menyisir aliran Sungai Kalimalang sejauh tiga kilometer, dan akhirnya jasad korban KS, ditemukan mengambang sekitar 100 meter dari lokasi korban tenggelam.

“Korban kami temukan mengambang tak jauh dari lokasi awal tenggelam, dan kondisinya sudah meninggal dunia,” ujar anggota tim SAR gabungan, Ahmad Ajat, yang ikut dalam proses pencarian.

Ia menyampaikan, jasad korban langsung dievakuasi ke pinggir Sungai Kalimalang, dengan cara ditarik menggunakan perahu karet, kemudian guna proses otopsi, jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bekasi. (pra)