RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi berupaya memastikan kehadiran Fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Bantargebang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Komitmen itu mengemuka usai kunjungan ke fasilitas Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSA) milik Wangneng Environment Co., Ltd. di Huzhou, Tiongkok. Selain membuka lapangan kerja baru, kawasan PSEL juga direncanakan menjadi pusat edukasi lingkungan.
Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Efendi, mengatakan warga Kota Bekasi akan diprioritaskan untuk mengisi berbagai kebutuhan tenaga kerja di PSEL sesuai kompetensi yang dibutuhkan.
“Kota Bekasi memiliki edukasi terkait dengan lingkungan hidup, kemudian transfer Knowledge kaitan dengan tehnologi berbasis sampah menjadi energi listrik, kemudian yang terkahir tentunya adanya lapangan pekerjaan untuk masyarakat di Kota Bekasi,” ungkapnya, Kamis (2/7).
Menurut Sardi, kawasan PSEL nantinya juga akan dikembangkan sebagai pusat inovasi lingkungan dan ekonomi sirkular. Dengan konsep tersebut, fasilitas pengolahan sampah tidak akan menimbulkan kesan kumuh maupun bau seperti yang selama ini dibayangkan masyarakat
Ia menuturkan, fasilitas Wangneng Environment yang dikunjunginya dibangun dengan konsep modern.
BACA JUGA: Wali Kota Bekasi Minta Wangneng Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal di Proyek PSEL
“Di sana tidak bau, bersih, dan juga dengan konsep bangunan modern. Semua dikendalikan dengan ruang kendali dan semua berbasis tehnologi, mulai dari sampai diangkut oleh truk masuk ke lokasi kemudian dibakar menjadi uap, uap menjadi listrik hingga dialirkan listriknya, itu semua terpantau di dashboard,” paparnya.
PSEL Kota Bekasi direncanakan mampu mengolah hingga 1.500 ton sampah per hari. Karena itu, Sardi mengingatkan Pemerintah Kota Bekasi agar konsisten menjaga ritme pengangkutan sampah setiap hari.
Ia berharap pengolahan sampah dan pengembangan kawasan PSEL di Kota Bekasi dapat menjadi salah satu proyek percontohan di Indonesia.
“Mudah-mudahan Kota Bekasi ini satu-satunya nanti di Indonesia yang menjadi percontohan, selain juga Bogor Raya dan Bali,” tambahnya. (sur)











