Berita Bekasi Nomor Satu

Kali Bekasi Kembali Hitam dan Berbau, DLH Kota Bekasi Ungkap Fakta Ini

Kali Bekasi kembali menunjukkan kondisi memprihatinkan. Setelah tercemar pada awal Agustus lalu, air sungai kembali berwarna hitam, berbusa, dan mengeluarkan bau menyengat, Kamis (20/8/2026). FOTO: ZAKKY MUBAROK/RADAR BEKASI

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Kali Bekasi kembali menunjukkan kondisi memprihatinkan. Setelah tercemar pada awal Agustus lalu, air sungai kembali berwarna hitam, berbusa, dan mengeluarkan bau menyengat, Kamis (20/8/2026).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi, Kiswatiningsih, mengatakan pihaknya telah mengirimkan data perusahaan yang berpotensi mencemari lingkungan kepada Direktorat Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) untuk ditindaklanjuti.

“Tempo hari setelah pertemuan, kami langsung mengadakan pertemuan dengan direktorat penegakan hukum dan direktorat AMDAL. Semua data dan laporan sudah diminta termasuk data perusahaan yg berpotensi mencemari lingkungan,” ujar Kiswatiningsih saat dihubungi Radar Bekasi melalui aplikasi pesan singkat pada Kamis (20/8/2026).

Ia menuturkan bahwa pada 18 Agustus 2026 yang lalu tim Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) telah melakukan penyegelan dan pengawasan terhadap 4 Perusahaan Jasa Laundry di wilayah Kabupaten Bogor, lantaran dianggap memiliki potensi pencemaran terhadap kali Bekasi.

“Penyegelan terhadap empat Perusahaan Jasa Laundry (Bagian dari kegiatan Industri Tekstil semuanya di wilayah Kabupaten Bogor) yang memiliki potensi pencemaran air,” kata Kiswatiningsih.

Lebih lanjut, ia menjelaskan tim gabungan dari unsur KLH, DLH, dan tim Katak Kota Bekasi juga telah diterjunkan ke Kali Bekasi untuk dilakukan penyusuran terhadap potensi-potensi pencemaran yang saat ini terjadi.

“Hari ini tim PPKL KLH didampingi PPLH Kota Bekasi dan Tim Katak turun untuk penyusuran kembali,” pungkasnya. (zak)