RADARBEKASI.ID, BEKASI – SMPN 1 Cikarang Pusat menanamkan semangat gotong royong kepada siswa melalui berbagai perlombaan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan yang diikuti seluruh siswa itu digelar dengan konsep perlombaan berbasis kelompok. Sejumlah lomba yang digelar di antaranya tarik tambang, balap karung estafet, estafet bola, estafet air, kelereng estafet, serta permainan kelompok lainnya.
Kepala SMPN 1 Cikarang Pusat, Nurul Huda, mengatakan, peringatan HUT RI bukan sekadar kegiatan seremonial. Momen tersebut menjadi kesempatan bagi siswa untuk mengenang perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan Indonesia.
“Artinya momen ini mengingat bagaimana para pahlawan bersama-sama berjuang memerdekakan Republik Indonesia,” kata Nurul, Rabu (19/8).
Menurut dia, perjuangan para pahlawan yang dilakukan secara bersama-sama menjadi nilai yang ingin ditanamkan kepada para siswa melalui perlombaan. Karena itu, panitia diarahkan untuk membuat lomba yang melibatkan kelompok, bukan perorangan.
“Tujuannya agar anak-anak ini paham arti perjuangan. Jadi, anak-anak bisa mengekspresikan kebersamaan seperti perjuangan dulu, karena tanpa kebersamaan tidak akan berhasil. Karena itu saya arahkan ke panitia agar lombanya melibatkan kelompok, bukan perorangan,” ujarnya.
Nurul menilai konsep tersebut juga membuat lebih banyak siswa terlibat langsung dalam kegiatan. Mereka tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut bekerja sama untuk menyelesaikan setiap perlombaan.
“Yang lainnya mereka harus memahami titik puncak 17 Agustus adalah momen sakral bagi bangsa Indonesia. Semua harus menghargai itu,” ucapnya.
Pada peringatan HUT RI tahun ini, guru tidak dilibatkan sebagai peserta lomba seperti tahun sebelumnya. Seluruh guru difokuskan menjadi panitia untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar.
“Kalau guru 100 persen sebagai panitia penyelenggara. Bedanya, kalau tahun kemarin guru juga saya aktifkan untuk ikut lomba. Tapi tahun ini karena kelompoknya lebih besar, maka pengamanannya harus lebih besar lagi, jangan sampai ada yang cedera. Pokoknya anak-anak harus happy,” jelasnya. (and)











