Berita Bekasi Nomor Satu

Camat Pondok Gede Pelototi Proyek Pembangunan yang Ganggu Akses Warga

PANTAU: Camat Pondok Gede Zainal Abidin memonitor sejumlah pekerjaan seperti perbaikan saluran air, perapihan bekas galian kabel optik hingga pembangunan sumur resapan, di wilayah kerjanya. FOTO: ISTIMEWA

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Beragam pekerjaan pembangunan yang mengoyak akses warga di Kecamatan Pondok Gede mulai dipelototi aparatur kecamatan. Mulai dari perbaikan saluran air, perapihan bekas galian kabel optik hingga pembangunan sumur resapan, seluruhnya dimonitor untuk memastikan pengerjaan tak melenceng dari kebutuhan maupun perencanaan.

Camat Pondok Gede, Zainal Abidin, mengatakan monitoring dan evaluasi dilakukan secara langsung dengan menyambangi sejumlah lokasi pembangunan di setiap kelurahan. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana sekaligus menindaklanjuti jika ditemukan pembangunan yang dinilai kurang layak.

“Kita cek satu-satu lokasi yang ada pembangunan di setiap kelurahan. Jika ada yang kurang layak dalam pembangunan, akan kita evaluasi,” kata Zainal, Sabtu (5/9/2026).

Menurut dia, meski sejumlah pekerjaan dilakukan oleh pihak lain, aparatur kecamatan tetap berkewajiban mengetahui progres dan perencanaannya. Pengawasan juga menjadi penting ketika pembangunan menimbulkan keluhan dari masyarakat.

Setiap laporan warga, kata Zainal, akan ditindaklanjuti dengan turun langsung ke lapangan. Kecamatan memastikan aspirasi masyarakat tersampaikan kepada pihak yang mengerjakan pembangunan sehingga tidak ada warga yang dirugikan.

“Kita hanya mengawal agar pekerjaan dalam melakukan pembangunan itu berjalan. Jika ada keluhan warga pun kita akan sampaikan sehingga tidak ada yang dirugikan dari pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah,” ujarnya.

Dalam monitoring tersebut, sejumlah pekerjaan pembangunan ditemukan tersebar di wilayah Pondok Gede. Di antaranya perbaikan saluran air, pekerjaan galian kabel optik, hingga pembuatan sumur resapan.

Zainal berharap seluruh pekerjaan pembangunan dapat berjalan lancar tanpa mengabaikan kenyamanan dan akses masyarakat. Warga yang terdampak pekerjaan pembangunan juga diminta bersabar selama proses pengerjaan berlangsung.

“Saya berharap kepada warga yang aksesnya terhambat oleh pembangunan untuk bersabar. Karena pembangunan yang dilakukan adalah untuk kepentingan kita bersama. Semoga manfaat dari pembangunan yang ada dapat kita rasakan bersama,” tandasnya. (pay)