RADARBEKASI.ID, WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping diperkirakan membahas perdagangan, kecerdasan buatan (AI), dan perang Amerika Serikat-Israel melawan Iran dalam pertemuan tatap muka ketiga mereka dalam waktu kurang dari setahun di Washington.
Dilansir dari laman Al-Jazeera pada Kamis (24/9/2026), Pertemuan tersebut berlangsung ketika kedua negara berupaya meredakan ketegangan perdagangan.
Sementara gencatan senjata perdagangan yang sebelumnya dijadwalkan berakhir pada November telah diperpanjang hingga 10 Januari untuk memberikan waktu tambahan bagi negosiasi kesepakatan yang lebih luas.
BACA JUGA: Ditanya Kapan Perang Lawan Iran Berakhir, Donald Trump Emosi: Jangan Desak Saya
Selain perdagangan, Trump dan Xi diperkirakan membahas perkembangan AI serta usulan Amerika Serikat mengenai mekanisme pemberitahuan untuk mengantisipasi insiden AI yang dapat mengancam keamanan nasional.
Perang Amerika Serikat-Israel melawan Iran juga menjadi isu yang berpotensi dibahas karena Tiongkok memiliki hubungan dekat dengan Teheran.
Sementara Washington disebut berharap Beijing dapat menggunakan pengaruhnya untuk membantu meredakan kebuntuan konflik tersebut.
Pertemuan di Gedung Putih ini menjadi kunjungan pertama Xi Jinping ke Amerika Serikat dalam lebih dari satu dekade dan berlangsung di tengah sejumlah persoalan bilateral, termasuk Taiwan dan kebijakan tarif.
Amerika Serikat sebelumnya menyetujui penjualan senjata senilai USD 11 miliar atau sekitar Rp196,8 triliun kepada Taiwan.
Sedangkan paket tambahan senilai sekitar USD 14 miliar atau Rp250,5 triliun masih tertunda, sementara kedua pemimpin diharapkan mengeluarkan pengumuman terpisah setelah pembicaraan tanpa pernyataan bersama. (jpc)











