Berita Bekasi Nomor Satu

Toko Offline Kembali Dilirik, Bisnis Ritel Fisik Tumbuh Lagi

Ilustrasi pengalaman mencoba langsung gadget tidak bisa didapat di toko online. Foto: Rian Alfianto/JawaPos.com.

RADARBEKASI.ID, JAKARTA – Pasar ritel fisik kembali bergairah. Toko ifflibe pun mulai dilurik kembali. Perubahan  perilaku belanja konsumen ini ikut mengubah peta bisnis ritel Indonesia.

Kebutuhan untuk melihat, mencoba, dan memastikan barang sebelum membeli membuat kehadiran toko fisik tetap memiliki peran penting, terutama untuk produk elektronik dan fesyen.

Tren tersebut tercermin dari kinerja bisnis ritel fisik PT Global Digital Niaga Tbk (BELI) atau Blibli.

Sepanjang sembilan bulan pertama 2026, pendapatan neto segmen toko fisik perusahaan diklaim tumbuh 37 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp 3,92 triliun.

BACA JUGA: Pasar Murah di Bekasi Selatan Jadi Buruan, Beras SPHP Paling Dicari

Pertumbuhan itu lebih tinggi dibandingkan kenaikan pendapatan neto konsolidasian perusahaan yang mencapai 46 persen menjadi Rp 22,23 triliun.

Namun, kontribusi toko fisik menunjukkan bahwa kanal penjualan offline masih menjadi bagian penting dalam strategi bisnis ritel berbasis digital.

Dalam laporan kinerja keuangan kuartal III 2026, peningkatan bisnis toko fisik terutama ditopang penjualan smartphone yang lebih tinggi.

Peluncuran produk baru dan perluasan jaringan gerai elektronik konsumen turut mendukung pertumbuhan tersebut.

Kinerja supermarket premium juga memberikan kontribusi.

Perusahaan mencatat perbaikan margin, pertumbuhan penjualan di gerai yang sudah beroperasi (same-store sales growth/SSSG), serta peningkatan efisiensi operasional. (jpc)