RADARBEKASI.ID, BEKASI – Unit Lalu Lintas Polsek Bekasi Selatan menggelar Operasi Patuh Jaya 2026 di Jalan Pulo Ribung Raya, Kelurahan Pekayon Jaya. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas.
Operasi dipimpin Kanit Lantas Polsek Bekasi Selatan, IPTU Sugiman, dengan melibatkan enam personel. Petugas menyosialisasikan aturan lalu lintas kepada pengendara roda dua maupun roda empat melalui pembagian brosur dan imbauan secara humanis.
“Saat kegiatan kita membagikan brosur sosialisasi Operasi Patuh Jaya 2026 kepada pengendara roda dua maupun roda empat, sekaligus memberikan imbauan secara humanis agar masyarakat senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas,” kata Sugiman, Selasa (3/11/2026).
Dalam kegiatan tersebut, petugas memberikan teguran kepada enam pengendara sepeda motor yang kedapatan tidak menggunakan helm. Selain itu, sebanyak 10 brosur dibagikan dan dua spanduk sosialisasi dibentangkan untuk mengedukasi pengguna jalan.
Sugiman menjelaskan, sasaran operasi meliputi pengendara tanpa tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB), melawan arus, tidak menggunakan helm berstandar SNI, berboncengan lebih dari satu orang, serta menggunakan telepon seluler saat berkendara.
Petugas juga menyasar pelanggaran marka jalan, tidak menggunakan sabuk pengaman, melebihi batas kecepatan, pengendara di bawah umur, berkendara di bawah pengaruh alkohol, parkir sembarangan, hingga penggunaan knalpot yang tidak sesuai ketentuan.
Menurut Sugiman, Operasi Patuh Jaya 2026 mengedepankan edukasi dan pendekatan humanis untuk membangun kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.
“Melalui Operasi Patuh Jaya 2026, kami mengajak seluruh masyarakat untuk lebih disiplin dan menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan utama saat berkendara. Patuhi rambu-rambu lalu lintas, gunakan helm berstandar SNI bagi pengendara sepeda motor, serta lengkapi surat dan kelengkapan kendaraan,” ujarnya.
Dia menambahkan, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas merupakan bentuk kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
“Kami terus berupaya mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas. Kami berharap tumbuh kesadaran bahwa tertib berlalu lintas bukan semata-mata karena adanya petugas, melainkan menjadi budaya dan tanggung jawab bersama,” tandasnya. (pay)











