RADARBEKASI.ID, BEKASI – Garda Pramono (Gerakan Rakyat Dukung Pramono) menyatakan komitmennya untuk mengawal kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam menjaga, melanjutkan, dan membangun Jakarta menjadi kota megapolitan modern yang sejajar dengan kota-kota besar dunia.
Ketua Umum Garda Pramono, Nico Godjang, menegaskan bahwa Jakarta memiliki posisi strategis sebagai wajah Indonesia dan salah satu pusat pertumbuhan ekonomi, sosial, budaya, serta peradaban bangsa. Karena itu, pembangunan Jakarta harus terus dijaga dan diarahkan agar mampu menjawab tantangan sebagai kota metropolitan berkelas dunia.
“Jakarta harus terus maju dan berkembang. Meskipun status ibu kota negara telah berpindah, Jakarta tetap memiliki peran strategis sebagai pusat perekonomian nasional dan kota global. Kita ingin Jakarta menjadi kota megapolitan yang sejajar dengan kota-kota besar dunia, tanpa meninggalkan kepentingan dan kesejahteraan masyarakatnya,” ujar Nico Godjang dalam keterangannya.
Menurut Nico, keberhasilan pembangunan Jakarta tidak semata-mata diukur dari kemegahan infrastruktur, gedung pencakar langit, maupun pertumbuhan ekonomi. Hal yang paling utama adalah bagaimana pembangunan tersebut memberikan manfaat nyata bagi seluruh warga Jakarta.
Ada beberapa hal yang menjadi perhatian dan komitmen Garda Pramono dalam mengawal pembangunan Jakarta.
Pertama, kesejahteraan masyarakat. Pertumbuhan ekonomi harus mampu membuka lapangan pekerjaan, memperkuat UMKM, meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan, serta menghadirkan kehidupan yang lebih layak bagi seluruh lapisan masyarakat.
Kedua, keamanan dan kenyamanan warga. Jakarta harus menjadi kota yang aman, tertib, bersih, sehat, memiliki transportasi publik yang semakin baik, serta lingkungan perkotaan yang nyaman untuk ditinggali.
Ketiga, menjadikan Jakarta sebagai kota toleransi. Keberagaman suku, agama, budaya, dan latar belakang masyarakat merupakan kekuatan Jakarta. Tidak boleh ada ruang bagi diskriminasi dan intoleransi. Jakarta harus menjadi contoh kehidupan masyarakat yang harmonis, saling menghormati, dan menjunjung tinggi persatuan.
Keempat, mewujudkan Jakarta sebagai kota megapolitan berkelas dunia. Jakarta harus terus memperkuat daya saing di bidang ekonomi, perdagangan, investasi, teknologi, pendidikan, pariwisata, dan kebudayaan agar mampu berdiri sejajar dengan kota-kota metropolitan dunia.
Kelima, menjadikan Jakarta sebagai barometer kemajuan kota-kota di Indonesia. Tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, inovasi, dan kualitas kehidupan masyarakat Jakarta diharapkan menjadi inspirasi bagi daerah-daerah lain di Indonesia.
Nico Godjang, yang juga dikenal sebagai salah satu pendiri relawan Jokowi Mania (JoMan) pada 2014, mengatakan Garda Pramono ingin mengambil bagian dalam perjalanan pembangunan Jakarta melalui gerakan masyarakat yang kritis, konstruktif, dan solutif.
“Kami tidak ingin hanya menjadi kelompok yang memberikan dukungan. Garda Pramono juga ingin menjadi bagian dari masyarakat yang ikut mengawal jalannya pemerintahan, memberikan masukan, menyampaikan aspirasi warga, serta mendukung kebijakan yang benar-benar berpihak kepada kepentingan rakyat,” tegas Nico.
Ia menambahkan, dukungan terhadap Gubernur Pramono Anung harus dimaknai sebagai dukungan terhadap kemajuan Jakarta dan kesejahteraan seluruh masyarakatnya.
“Jakarta adalah milik seluruh rakyat. Karena itu, membangun Jakarta bukan hanya tugas gubernur dan pemerintah daerah, tetapi tanggung jawab bersama. Garda Pramono siap menjadi bagian dari gerakan rakyat untuk menjaga Jakarta, mengawal pembangunan, dan memastikan Jakarta semakin maju serta membanggakan Indonesia,” tutup Nico. (*)











