Berita Bekasi Nomor Satu

Pengurus PDIP Temui Bupati Bekasi di Tengah Dinamika Kursi Cawabup

Pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi pertemuan dengan Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja di Kompleks Perkantoran Pemkab Bekasi, Kamis (5/11). FOTO: ISTIMEWA

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Sejumlah pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi menemui Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja di ruang kerjanya, Kamis (5/11). Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya partai berlambang banteng moncong putih itu menjaga komunikasi sekaligus mempererat hubungan dengan kepala daerah.

Silaturahmi tersebut berlangsung di tengah dinamika politik pengisian kursi Wakil Bupati Bekasi yang belakangan menjadi sorotan. Namun, jajaran PDIP menegaskan, pertemuan itu tidak membahas bursa calon wakil bupati, melainkan dukungan terhadap program pembangunan pemerintah daerah.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Bekasi, Jiovanno Nahampun, mengatakan partainya berkomitmen mendukung program pemerintahan Asep Surya Atmaja selama sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

“Enggak bahas apa-apa, hanya silaturahmi saja. Ke depan, bagaimana pun PDI Perjuangan mendukung program-program sesuai RPJMD. Itu saja, enggak ada yang lain-lain,” ujarnya usai pertemuan dengan bupati.

Pria yang akrab disapa Jio itu menjelaskan, pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut komunikasi yang sebelumnya telah terjalin dengan bupati. Ke depan, komunikasi politik maupun pembahasan program akan dilakukan bersama partai-partai koalisi lainnya.

Terkait pengisian jabatan wakil bupati Bekasi, Jiovanno menegaskan, hal itu tidak menjadi materi pembicaraan. Menurut dia, pertemuan lebih diarahkan pada program-program kerakyatan yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat.

“Enggak ada pembahasan cawabup. Intinya kita membahas program-program kerakyatan,” tegasnya.

Jio juga meluruskan anggapan bahwa kunjungan tersebut merupakan upaya PDIP merajut kedekatan politik dengan Asep. Dia menyebut, hubungan antara partainya dengan bupati selama ini sudah terjalin baik.

“Enggak juga karena memang kita sudah dekat. Jadi, lebih tepatnya mempertahankan kedekatan itu, supaya tidak ada yang masuk-masuk,” pungkasnya. (pra)