Berita Bekasi Nomor Satu

Kelurahan Padurenan Juara Festival Adu Bedug dan Dondang Mustikajaya

JUARA: Camat Mustikajaya Maka Nachrowi memberikan Piala juara 1 Festival Adu Bedug dan Dondang ke Lurah Padurenan, Samad Saepullah. FOTO: ISTIMEWA

RADARBEKASI.ID, BEKASI –  Dentuman bedug paling nyaring datang dari Padurenan. Kelurahan ini sukses mengunci gelar juara pertama Festival Adu Bedug dan Dondang tingkat Kecamatan Mustikajaya, mengungguli tiga pesaingnya dalam gelaran yang digelar di lapangan depan kantor kecamatan, Minggu (19/4).

Empat kelurahan mulai dari, Cimuning, Padurenan, Mustikasari, dan MustikaJaya, adu ritme dan kekompakan. Namun, Padurenan tampil paling solid, menyatukan gebukan bedug dan harmoni dondang hingga memikat dewan juri.

Lurah Padurenan, Samad Saepullah, menyebut kemenangan ini buah kerja kolektif lintas elemen warga. Aparatur kelurahan hingga masyarakat akar rumput disebutnya bergerak serempak.

“Saya apresiasi setinggi-tingginya untuk aparatur, RT/RW, LPM, BKM, Karang Taruna, PKK, kader posyandu, 3 Pilar, ormas, tokoh masyarakat dan agama, serta pelaku usaha yang telah memberikan dukungan luar biasa,” ujar Samad, Senin (20/4).

Ia menegaskan, gelar juara bukan sekadar trofi. Lebih dari itu, kemenangan ini menjadi bukti hidupnya semangat gotong royong dan komitmen menjaga tradisi di tengah gempuran modernisasi.

“Dari dentuman bedug hingga harmoni dondang, ini bukti budaya kita tetap hidup, kuat, dan membanggakan,” katanya.

Samad berharap capaian ini menjadi pemantik untuk terus merawat warisan budaya agar tetap lestari dan bisa dinikmati generasi mendatang.

“Kita tidak hanya melestarikan budaya, tapi juga menorehkan prestasi,” tandasnya.(pay)