RADARBEKASI.ID, BEKASI – Setelah bertahun-tahun jadi keluhan, Jalan Aster Raya akhirnya dipermak. Ruas yang dulu berlubang dan bikin waswas itu kini mulai dicor sepanjang 177 meter.
Kegiatan proyek pengecoran jalan di RT 11 RW 05, Kelurahan Kotabaru, mulai dikerjakan pada April 2026 setelah melewati proses pengajuan yang berliku.
Ketua RT 11, Syarifuddin, menyebut perbaikan ini bukan sekadar proyek lingkungan, melainkan kebutuhan mendesak. Pasalnya, Jalan Aster Raya menjadi jalur vital yang tak hanya dipakai warga setempat, tapi juga akses lintas kawasan.
“Ini jalan utama. Sudah lama rusak dan dinanti perbaikannya. Sekarang tentu jauh lebih aman dan nyaman bagi pengguna,” ujarnya, Selasa (21/4).
Ia mengungkapkan, realisasi proyek ini tak datang instan. Usulan perbaikan sempat berulang kali diajukan lewat Musrenbang, namun selalu kandas di tengah jalan.
Titik terang muncul setelah warga menjalin komunikasi langsung dengan pihak kelurahan. Lurah Kotabaru, Endang Kusniadi, kemudian mendorong warga menyusun proposal resmi ke Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) pada November 2025.
“Waktu itu kami diminta buat proposal resmi. Prosesnya tidak lama, April 2026 langsung terealisasi,” kata Syarifuddin.
Ia menilai, respons cepat lurah yang baru menjabat sejak Oktober 2025 menjadi faktor kunci percepatan proyek tersebut.
“Baru beberapa bulan menjabat, tapi langsung gerak cepat. Ini bukti kalau komunikasi warga dan pemerintah bisa menghasilkan solusi nyata,” tambahnya.
Tak berhenti di tahap awal, pengecoran Jalan Aster Raya disebut akan dilanjutkan hingga kawasan Harapan Baru II. Rencana ini disambut antusias karena diyakini akan memperkuat konektivitas antarwilayah.
Warga berharap proyek lanjutan tersebut segera digarap, sehingga manfaat perbaikan tidak terhenti di satu titik, melainkan menjangkau lebih luas dan menjadi bagian dari pembenahan infrastruktur lingkungan secara berkelanjutan.(pay)











