RADARBEKASI.ID, BEKASI – Partai Buruh Kabupaten Bekasi hingga kini belum melantik Surohman sebagai ketua baru usai Musyawarah Cabang (Muscab) beberapa waktu lalu.
Kondisi tersebut diduga terjadi karena partai masih membuka peluang bagi Plt Bupati Bekasi yang juga kader Partai Buruh, Asep Surya Atmaja, untuk menakhodai partai berlambang oranye itu.
Sekretaris Exco Partai Buruh Kabupaten Bekasi, Guntoro, mengatakan hingga saat ini belum ada keputusan resmi dari tingkat pusat terkait hasil Muscab yang menetapkan Surohman sebagai ketua.
“Sejauh ini belum ada perubahan. Belum turun SK secara formal untuk pengurus baru. Karena ini masih di tahun 2026, SK yang lama masih berlaku,” ujar Guntoro kepada Radar Bekasi.
Dengan demikian, posisi ketua Exco Partai Buruh Kabupaten Bekasi saat ini masih dijabat Ali Nur Hamzah yang juga anggota DPRD Kabupaten Bekasi.
Guntoro menyebut masih ada dinamika internal terkait penentuan ketua, termasuk wacana menjadikan Plt Bupati Bekasi sebagai pimpinan partai di tingkat daerah.
“Ya ada dinamika itu, jadi ada diskusi-diskusi di tingkat pusat apakah untuk Ketua Exco Kabupaten Bekasi itu Plt Bupati atau bang Surohman, sebagaimana yang telah dilakukan Muscab,” ungkapnya.
Ia mengaku sebelumnya sempat bertemu dengan Plt Bupati Bekasi sebelum Muscab digelar. Saat itu, Asep Surya Atmaja belum bersedia untuk memimpin Partai Buruh Kabupaten Bekasi.
“Kalau sekarang saya belum nanya lagi ke beliau apakah siap untuk memimpin Partai Buruh Kabupaten Bekasi atau nggak. Termasuk di pusat, mungkin diskusi-diskusi juga sudah ada dengan Plt di pusat, cuma belum clear 100 persen (mau apa tidaknya),” jelasnya.
Diketahui, Partai Buruh merupakan partai pengusung pasangan Asep Surya Atmaja yang mendampingi Ade Kuswara Kunang di Pilkada 2024 lalu. (pra)











