RADARBEKASI.ID, BEKASI – Anggota DPRD Kota Bekasi, Achmad Rivai, menyoroti kejelasan komunikasi antara Pemerintah Kota Bekasi dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait revitalisasi Lapangan Mini Pondok Gede.
Rivai mengatakan kondisi Lapangan Mini Pondok Gede saat ini memprihatinkan. Ia mempertanyakan tindak lanjut komunikasi Pemkot Bekasi dengan Pemprov Jawa Barat terkait proyek revitalisasi tersebut.
”Di masyarakat banyak yang bertanya, sampai di mana komunikasi antara Pemkot Bekasi dengan Pemprov Jawa Barat? Karena kondisi Lapangan Mini Pondok Gede saat ini sangat memprihatinkan, bahkan sempat viral tiga bulan lalu,” ujar Rivai saat menyampaikan interupsi kepada Wali Kota Bekasi dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Bekasi, Kamis (10/9/2026).
Selain revitalisasi Lapangan Mini Pondok Gede, Rivai juga menyoroti insiden padamnya lampu dan listrik saat acara groundbreaking proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di Ciketing Udik. Padamnya listrik terjadi ketika Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan sedang memberikan sambutan.
“Saya sangat menyayangkan pada saat groundbreaking PSEL kemarin, Menko Pangan pada saat berbicara, lampunya mati. Lampunya mati, Menko Pangan Bapak Zulkifli Hasan. Saya sangat menyayangkan, bagaimana kesiapan dengan Bagian Umumnya,” tegasnya.
Menanggapi persoalan Lapangan Mini Pondok Gede, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan Pemkot Bekasi terus mengejar realisasi janji bantuan dari Gubernur Jawa Barat, termasuk untuk revitalisasi lapangan tersebut.
”Janji Pak Gubernur terus kita kejar. Terkait lapangan mini dan bantuan lainnya, beliau menyanggupi untuk ditelusuri kembali. Saya sudah perintahkan jajaran terkait untuk menindaklanjutinya,” ungkap Tri.
Sementara terkait insiden listrik padam saat groundbreaking PSEL, Tri menyampaikan permohonan maaf atas kelalaian aparatur Pemkot Bekasi. Ia menyebut kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi agar tidak kembali terulang.
”Ini menjadi introspeksi dan evaluasi kita bersama. Secara pribadi dan kedinasan, saya menyampaikan mohon maaf atas kelalaian yang dilakukan oleh aparatur Pemkot Bekasi. Ke depan tentu kita perbaiki agar tidak terulang kembali,” pungkasnya. (zak)











